Peringatan Hari Kartini
'Bentuk Perjuangan dari Kaum Wanita'
Dimana wanita juga memiliki kekuatan dan tekad untuk bangkit, berjuang demi yang diyakini.
Penulis: heru prasetyo | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribun Lampung Heru Prasetyo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Bagi masyarakat Indonesia, khususnya kaum perempuan, Kartini telah menjelma menjadi sosok panutan. Emansipasi, telah lama menjadi fokus perjuangannya hingga pada akhirnya bisa dinikmati di era modern saat ini.
Emansipasi. Kunci dari kata tersebut adalah kesetaraan. Bagaimana peran perempuan diharapkan bisa memiliki porsi yang tak jauh berbeda dari kaum pria.
Nah bagi lantas bagaimana makna Kartini di mata Erinda Putri Andaryani sang pemilik Sosis Gulung Juragan? Baginya, Kartini adalah sosok yang perlu ditauladani. Sosok perempuan yang memiliki tekad dan berjuang atas apa yang ia yakini, yaitu sebuah emansipasi.
"Buat saya makna hari kartini adalah bentuk perjuangan dari kaum wanita, dimana wanita juga memiliki kekuatan dan tekad untuk bangkit, berjuang demi yang diyakini," jelas Erin.
Seperti halnya dalam berbisnis, Erin mencontohkan, ia harus jatuh bangun dan berjuang demi wujudkan mimpi yang ia yakini.
"Saya berjuang keras utk mengembangkan bisnis saya agar banyak orang yg merasakan manfaatnya, baik utk menambah lapangan pekerjaan bagi karyawan ataupun pilihan kuliner bagi masyarakat, dan tentunya bisa berbagi dengan sesama. Semangat itulah yang kiranya sesuai dengan apa yang dicita-citakan beliau," jelas Perempuan berdarah Yogyakarta. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/sosis-gulung-juragan_20150421_162730.jpg)