Anggaran Pemkot 2014 Lebih banyak Tuk Belanja Pegawai Dibanding Masyarakat
Total belanja pemerintah Kota Bandar Lampung tahun 2014 mencapai 80,25 persen.
Penulis: Romi Rinando | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribun Lampung Romi Rinando
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - DPRD Kota Bandar Lampung menggelar rapat paripurna dengan agenda pandangan fraksi-fraksi terhadap raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Bandar Lampung Tahun 2014, di Gedung DPRD, Rabu (29/4/2015).
Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Wiyadi dihadiri wali kota Herman HN, dan wakil Wali Kota Tobroni Harun, Fraksi PKS melalui juru bicaranya Muchlas E Bastari memberikan sejumlah catatan dalam pencapain kinerja keuangan, khususnya rasio belanja terhadap total belanja.
Dimana kata Muchlas, total belanja pemerintah Kota Bandar Lampung tahun 2014 mencapai 80,25 persen, artinya realisasi anggaran belanja lebih banyak digunakan untuk membiayai kegiatan rutin, seperti belanja pegawai dan belanja barang yang cenderung konsumtif.
Angka tersebut menurut Muchlas berbanding terbalik dengan anggaran belanja modal yang hanya sebesar 19,69 persen.
"Ini menunjukan belanja pembangunan fisik infrastruktur masih belum maksimal. Karena mayoritas anggaran digunakan membiayai belanja rutin, pemeliharaan, perjalanan dinas, dibanding membiayai pembangunan, dalam rangka menyelsaikan berbagai persoalaan dimasyakat, seperti perbaikan infrastruktur publik, dan pemukiman-pemukima kumuh," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/paripurna-raperda_20150429_155615.jpg)