Penyelundupan 300 Kg Daging Celeng
BREAKING NEWS: Sopir Mengaku Karung Berwarna Putih Berisi Daging Kodok
"Setelah kami cek ternyata bukan daging kodok tapi daging celeng," papar Andy.
Penulis: wakos reza gautama | Editor: Reny Fitriani
Laporan Wartawan Tribun Lampung Wakos Gautama
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LIWA - Daging celeng seberat 300 kilogram (kg) yang ditemukan petugas Polres Lampung Barat di dalam bus berawal dari kecurigaan petugas yang sedang razia. Kapolres Lampung Barat Ajun Komisaris Besar Andy Kemala mengatakan, petugas sedang razia rutin kendaraan di depan mapolres.
Petugas lalu memberhentikan salah satu bus dari Bengkulu untuk memeriksa barang bawaan. Di bagasi, tutur Andy, petugas melihat empat karung warna putih berisi daging. "Kami tanya ke sopir bus mengenai isi karung. Sopir menjawab berisi daging kodok," kata Andy kepada wartawan, Sabtu (7/11/2015).
Menurut Andy, sopir itu mengatakan bahwa daging kodok itu akan dibawa ke Bandar Lampung. Petugas tidak percaya dengan keterangan sopir bus. "Setelah kami cek ternyata bukan daging kodok tapi daging celeng," papar Andy.
Daging celeng itu, kata Andy, tidak dilengkapi dokumen resmi. Petugas lalu melakukan penyelidikan dan menangkap pemilik daging celeng tersebut. Pemiliknya adalah Johanes, warga Bandar Lampung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/penyelundupan-daging-celeng_20151107_133701.jpg)