Kasus Papa Minta Saham

Periksa CCTV Hotel, Kejagung Pastikan Ada Pertemuan Antara Novanto, Chalid, dan Maroef

Penyidik memastikan ada pertemuan tersebut berdasarkan hasil pemantauan rekaman CCTV di hotel tersebut.

KOMPAS.com
Ketua DPR RI Setya Novanto, seusai bertemu Forum Pemred di Wisma Antara, Jakarta Pusat, Senin (23/11/2015). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Penyidik dari Jaksa Agung Muda Pidana Khusus memastikan bahwa pertemuan antara Ketua DPR RI Setya Novanto, pengusaha Muhammad Riza Chalid, dan Presiden Direktur PT Freeport Maroef Sjamsoeddin di Hotel Ritz Carlton, benar-benar terjadi.

Penyidik memastikan ada pertemuan tersebut berdasarkan hasil pemantauan rekaman CCTV di hotel tersebut.

"Penyidik beberapa waktu lalu sudah ke Ritz Carlton, hasilnya memastikan bahwa memang ada pertemuan tiga orang itu," ujar Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung Fadil Zumhana di kantornya, Rabu (16/12/2015) siang.

Selain memantau rekaman CCTV, lanjut Fadil, penyidik juga sempat memeriksa empat pegawai hotel. Hasil pemeriksaan, keempat pegawai hotel tersebut mengaku melihat ada pertemuan ketiga orang itu.

Fadil mengatakan, kepastian pertemuan itu sangat penting untuk kelanjutan pengusutan perkara.

Hasil pemantauan rekaman CCTV itu, lanjut Fadil, juga berguna untuk menentukan siapa pihak yang akan diperiksa selanjutnya dalam perkara tersebut.

Saat ditanya, apakah orang-orang yang rencananya dipanggil adalah Novanto dan Chalid, Fadil tak mau menyebut nama.

"Yang pasti akan kami jadwalkan siapa-siapa yang akan kami panggil berikutnya," ujar dia.

Penyidik Jampidsus tengah mengusut perkara dugaan pemufakatan jahat, yang dilakukan Novanto dan Riza Chalid.

Perkara itu masih berstatus penyelidikan. Belum ada tersangka dalam perkara itu.

Dugaan pemufakatan jahat itu terjadi saat Novanto dan Chalid, menggelar pertemuan dengan Presiden Direktur PT Freeport Maroef Sjamsoeddin.

Dalam rekaman pertemuan itu, Chalid dan Novanto disebut meminta saham ke Freeport atas nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved