Polisi Bekuk Perampok Pintu Goyang
BREAKING NEWS: Biarawati Ini Pernah Dianiaya Komplotan Perampok Pintu Goyang
Ketika itu, Lidia berjalan kaki menuju STIE Gentiaras. Saat itu, datang mobil para tersangka menghampiri Lidia.
Penulis: wakos reza gautama | Editor: Ridwan Hardiansyah
Laporan Reporter Tribun Lampung Wakos Gautama
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung Komisaris Dery Agung Wijaya menuturkan, salah satu korban komplotan perampok pintu goyang adalah seorang biarawati Suster Fransis Lidia Sumiati, yang juga Rektor STIE Gentiaras.
Peristiwa itu terjadi pada Juni lalu. Ketika itu, Lidia berjalan kaki menuju STIE Gentiaras. Saat itu, datang mobil para tersangka menghampiri Lidia. Salah satu tersangka turun mendekati Lidia pura-pura menanyakan alamat. Lidia menunjukkan arah alamat yang dimaksud.
"Tersangka kemudian meminta kepada Lidia untuk naik mobil menunjukkan alamat tersebut. Lidia yang awalnya menolak lalu mengiyakan permintaan tersangka karena tersangka memohon-mohon," tutur Dery, Minggu (27/12/2015).
Saat berada di depan STIE Gentiaras, Lidia meminta turun namun ditolak para tersangka. Dery mengatakan, tersangka menjambak rambut Lidia lalu memukuli wajah Lidia di dalam mobil. Para tersangka juga mengancam Lidia menggunakan senjata tajam agar menyerahkan barang berharga miliknya.
"Para tersangka menggasak uang tunai, ponsel, dan cincin di jari korban," ucap Dery.
Komplotan itu lalu membawa Lidia pergi.
Menurut Dery, tersangka Luki cs lalu membuang Lidia di tempat sepi di daerah Sumber Rejo, Kemiling. Lidia berjalan tergopoh-gopoh mencari pertolongan. Akhirnya, Lidia bertemu dengan warga sekitar.
Warga tersebut menghubungi SMA Fransiscus. Pihak SMA Fransiscus menjemput Lidia dan membawanya ke rumah sakit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/tersangka-pintu-goyang_20151227_145614.jpg)