Kelaparan Landa 3 Kota di Suriah, Kondisinya Kian Memprihatinkan

Kelaparan di Suriah yang melanda tiga kota memaksa warganya untuk makan kucing dan anjing.

Penulis: Heribertus Sulis | Editor: Heribertus Sulis
AP / Daily Mail
Sebuah foto yang diposting Dewan Revolusi Lokal di Madaya menunjukkan seorang anak kelaparan di Madaya. 

Pejuang yang telah dievakuasi menggambarkan bagaimana orang-orang yang membutuhkan obat di dua desa sering harus mengambil obat-obatan yang telah kedaluwarsa dan ibu-ibu harus menghancurkan butir beras -bila tersedia- dan merebusnya sebagai campuran untuk membuat makanan bayi.

Pawl Krzysiek, juru bicara Komite Internasional Palang Merah (ICRC) di Suriah mengatakan, situasi di desa-desa Foua, Kfarya dan Madaya "sangat mengerikan dan musim dingin membuat sesuatu yang lebih sulit bagi mereka."

Koalisi Nasional Suriah menyerukan kepada PBB dan masyarakat internasional untuk mengirimkan bantuan ke Madaya, dan memperingatkan bahwa penundaan "akan menyebabkan lebih banyak kematian di antara warga sipil tak berdosa."

Anggota koalisi Salah Hamawi mengatakan, anak-anak, wanita dan orang tua dalam kondisi yang sekarat akibat kelaparan dan dingin.

Namun upaya PBB untuk mengirim makanan sering mendapat gangguan oleh salah satu kelompok perlawanan atau pejuang pro-pemerintah, kata Observatorium.

Sebuah kesepakatan yang didukung PBB menyebabkan pada 28 Desember lalu, lebih dari 450 orang dari dua zona perang di Suriah, termasuk 338 orang dari dua desa utara dan 125 orang dari daerah Zabadani dekat perbatasan dengan Lebanon dievakuasi.

Madaya, yang berdekatan dengan Zabadani, bukan bagian dari kesepakatan evakuasi itu, tapi makanan seharusnya bisa masuk.

Pada bulan Oktober, PBB mengatakan telah keliru mengirim ratusan kotak biskuit nutrisi kedaluwarsa untuk warga sipil yang terkepung di Zabadani dan Madaya.

Yacoub El Hillo, koordinator kemanusiaan PBB di Suriah, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kesalahan itu terjadi akibat human error.

Ali, pejabat lokal di Madaya, mengatakan beberapa orang jatuh sakit setelah makan biskuit. Dia menambahkan bahwa warga dijanjikan adanya pasokan yang lebih banyak, tapi tidak ada yang dikirim sejak itu.

sumber: Daily Mail

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved