Es Kopi Berujung Maut

Imelda Wongso Meyakini Anaknya Bukan Eksekutor Tewasnya Mirna

Imelda Wongso hanya menundukkan kepala saat meninggalkan kantor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (1/2/2016) petang

Editor: soni
WARTAKOTA/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Jessica saat digelandang masuk ke sel tahanan Polda Metro Jaya, Sabtu(30/1/2016). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Imelda Wongso hanya menundukkan kepala saat meninggalkan kantor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (1/2/2016) petang.

Ia sebelumnya mengunjungi putrinya, Jessica Kumala Wongso (27) yang ditahan penyidik Polda Metro Jaya setelah menjadi tersangka kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin. Ibunda melalui Yayat Supriatna selaku kuasa hukum Jessica, meyakini anaknya bukan pembunuh Mirna.

"Bukan," kata Yayat saat menemani ibunda Jessica, Imelda Wongso. Begitu juga dengan Yayat selaku kuasa hukum meyakini Jessica bukan pelaku pembunuhan terhadap Mirna. Menurutnya, tugas penyidik untuk menyelidiki adanya orang lain selaku pelaku yang sebenarnya.

Menurut Yayat, hingga saat ini belum ada pengakuan dari Jessica baik kepada kuasa hukum maupun kepada orangtua bahwa dirinya yang memasukkan racun sianida ke dalam kopi yang diminum Mirna.

"Nggak ada, nggak ada, nggak ada pengakuan seperti itu," ucapnya. Sebelumnya Wayan Mirna Salihin tewas usai minum es kopi di Olivier Cafe Grand Indonesia pada 6 Januari 2016 lalu.

Hasil laboratorium menemukan bila dalam kopi yang diminum Mirna mengandung zat sianida.
Temuan tersebut sejalan dengan hasil autopsi yang dilakukan terhadap jenazah Mirna dimana di dalam organ tubuhnya ditemukan zat sianida.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved