Aturan Berenang yang Sehat Bagi Ibu Hamil

Pilih kolam dengan kualitas air yang baik. Air yang tercemar berisiko menyebabkan infeksi.

Editor: Reny Fitriani
net
Ilustrasi 

TRIBUNLAMPUMG.CO.ID, JAKARTA - Ibu hamil wajib berolahraga demi menjaga stamina, serta kesehatan janin.

Salah satu olahraga yang disarankan bagi ibu hamil adalah berenang

Pasalnya, berenang minim risiko cedera tulang, sendi, dan otot, serta aman bagi janin.

Sebab, ketika berada di air, tubuh akan ditopang oleh air yang memiliki daya dorong ke atas.

Beban tubuh saat berada di dalam air jauh lebih ringan daripada di darat.

Kepada Tabloid Nakita, Arina Indriany, dokter spesial kandungan dan kebidanan RSIA Melania, Bogor menyarankan agar ibu hamil melakukan olahraga di air ini 3 sampai 5 kali dalam seminggu, masing-masing selama 30 menit.

Manfaat berenang bagi ibu hamil antara lain:

Melatih paru-paru dan jantung. Manfaat ini sama dengan berolahraga aerobik, berlari, atau berjalan.
Otot-otot menjadi kuat sehingga membantu menopang punggung dan pinggang yang kerap terasa pegal-pegal.

Melancarkan peredaran darah sehingga oksigen dan nutrisi mencukupi kebutuhan.
Berolahraga di darat bisa membuat panas tubuh melonjak, sedangkan berenang tidak karena dilakukan di dalam air. Suhu tubuh ibu hamil akan tetap terjaga kestabilannya.

Meskipun demikian, ada aturan berenang untuk ibu hamil yang harus Mama perhatikan sebelum mulai berenang:

1. Renang dan aquarobik dapat dilakukan pada usia kehamilan berapa pun.

2. Semua gaya renang boleh dilakukan ibu hamil.

Gaya bebas melatih bahu. Gaya dada atau gaya katak melatih kelenturan dan kekuatan otot panggul hingga kaki.

Gaya punggung menstimulasi daerah lengan, punggung, dan kaki.

Sedangkan gaya kupu-kupu sulit dilakukan oleh ibu hamil dengan perut yang besar.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved