Inilah Dokter Bule yang Culik dan Jadikan Wanita Budak Seks di Bungker Selama 6 Hari
Setelah sempat menjadi misteri, Martin Trenneborg tertangkap kamera berada di pengadilan di Swiss pada akhir Januari lalu.
Penulis: Heribertus Sulis | Editor: Heribertus Sulis
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang wanita dibius, diculik dan diduga diperkosa selama enam hari di sebuah bungker seks mirip penjara oleh seorang dokter yang dijuluki "Swedia Fritzl" mengungkap siksaan mengerikan yang ia terima.
Wanita yang berusia 30-an itu mengatakan kepada polisi bagaimana dokter gendeng bernama Martin Trenneborg membiusnya menggunakan Rohypnol yang dioleskan ke buah stroberi dan mengatakan ia berhubungan seks dengan dia sementara ia tidak sadarkan diri.
Setelah sempat menjadi misteri, Martin Trenneborg tertangkap kamera berada di pengadilan di Swedia pada akhir Januari lalu, menggunakan kain berwarna hijau seperti jaket atau baju hangat di pundaknya, wajahnya tak tertutup dan bisa terekspose dengan jelas.
Seorang dokter dituduh membius, menculik dan memperkosa seorang wanita berusia 30-an dan menyandera korban di sebuah bungker yang dibangun di rumahnya di Swedia selama hampir seminggu.
Dia membius wanita korbannya menggunakan stroberi dicampur dengan zat kimia Rohypnol di rumahnya di Stockholm, Swedia. Setelah memperkosanya, dokter ini pergi meninggalkan korbannya sejauh 563 kilometer di luar wilayah Kristianstad, Swedia selatan.
Dokter berusia 38 tahun yang menyamar memakai topeng jadi lelaki tua berjenggot dituduh menyekap, memperkosa dan melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita selama seminggu, tapi jaksa yakin hal itu dimaksudkan untuk menyekap korbannya agar tetap berada di bungker bawah tanah selama bertahun-tahun.
Keduanya pertama kali bertemu saat sang dokter mengunjungi wanita itu di flatnya di pusat Stockholm pada 12 September 2015.
Dokter itu membius korban menggunakan jus yang dicelup cokelat stroberi, yang telah dicampur dengan Rohypnol. Dia kemudian memperkosa wanita saat dia pingsan di rumahnya, sebelum kemudian mengangkutnya menggunakan kursi roda ke mobilnya.
Dia melaju dari Stockholm ke rumahnya di luar Kristianstad, sejauh 555 kilometer arah selatan dari Stockholm. Selama itu, dia juga menyuntiknya dengan obat tidur agar korban tak sadarkan diri.
Dua topeng karet
Jaksa mengatakan, pelaku telah membawa dua topeng karet yang memiliki rupa seorang wanita tua dan seorang pria berjenggot untuk digunakan sebagai penyamaran selama perjalanan menggunakan mobil. Topeng ini kemudian ditemukan polisi di kamar tidurnya.
Setelah tiba di kediamannya, ia mengunci wanita itu di bungker seperti penjara di mana ia berulang kali memperkosanya selama enam hari.
Pria itu diyakini telah membangun sebuah bungker berukuran 60 meter persegi dengan tujuan menyekap setidaknya satu orang tawanan selama jangka waktu yang panjang, sejak lima tahun silam.
Dinding beton memiliki ketebalan 12,5 inci dan bungker memiliki kamar tidur, toilet dan dapur lengkap, kata polisi Swedia.
Bunker bahkan memiliki halaman kecil yang tertutup, di mana orang yang tinggal di bungker akan bisa pergi ke luar tanpa terlihat oleh tetangga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/dokter-sekap-wanita-di-bunker_20160211_133939.jpg)