Inilah Dokter Bule yang Culik dan Jadikan Wanita Budak Seks di Bungker Selama 6 Hari

Setelah sempat menjadi misteri, Martin Trenneborg tertangkap kamera berada di pengadilan di Swiss pada akhir Januari lalu.

Penulis: Heribertus Sulis | Editor: Heribertus Sulis
IST / Daily Mail
dr Martin Trenneborg 

Dokter penyekap ini juga diyakini telah memaksa wanita itu untuk mengambil pil kontrasepsi sehingga dia bisa berhubungan seks tanpa kondom dengannya.

Menurut laporan polis, wanita itu dalam kondisi terikat atau diborgol selama berada di ruang bawah tanah, termasuk ketika dokter memperkosanya.

Polisi curiga

Setelah beberapa hari, dokter penyekap itu kembali lagi ke rumah wanita itu di Stockholm untuk mengambil beberapa barang pribadi milik korbannya, dan menemukan bahwa wanita itu telah dilaporkan hilang, dan polisi telah masuk ke flatnya secara paksa untuk memeriksa.

Mengetahui hal itu, dokter langsung panik. Dia pun membawa wanita itu kembali ke Stockholm untuk melapor ke kantor polisi bersama-sama pada 18 September dan mengatakan bahwa mereka baik-baik saja.

Jaksa mengatakan, dokter telah memaksa wanita untuk mengarang pada polisi sebuah cerita palsu bahwa dia dalam kondisi aman dan baik, agar polisi menghentikan pencariannya.

Di sinilah petugas menjadi curiga. Lalu terungkaplah semuanya.

Wanita itu kemudian mengatakan kepada polisi kisah penuh cobaan mengerikan yang menimpanya, hingga kemudian dokter penyekapnya ditangkap.

"Kami percaya niat dokter itu hendak mengurung wanita ini selama beberapa tahun," kata Kepala Kejaksaan Peter Claeson dalam sebuah pernyataan.

"Kami juga menduga dia merencanakan ini selama bertahun-tahun. Antara lain dengan membangun bungker khusus untuk membawa satu atau lebih korban," imbuhnya.

Kepada wartawan, seorang rekan dokter penyekap mengaku shock dan terkejut dengan berita itu.

"Tidak dapat dipercaya. Ini seperti sebuah film,'' kata dia.

"Semakin saya membaca tentang ini, saya semakin bingung. Dia bukan tipe orang yang ketika Anda melihatnya akan berpikir bahwa 'dia akan mengunci dan melecehkan wanita'," ungkap dokter yang tak ingin disebutkan namanya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved