Ribuan Umat Katolik Jalankan Tradisi Paskah Kure

Secara berkelompok mereka melakukan Kure dari ume usi neno ke ume usi neno (dari rumah adat ke rumah adat) lainnya sambil menanti perayaan malam Paska

Tayang:
Editor: Reny Fitriani
net
Ilustrasi - Tradisi Kure 

Kemeriahan pesta Paskah dipastikan terus menyelimuti umat setempat dengan aneka tarian gong, bidut, dan lain sebagainya.

Pesta ini digelar usai misa Hari Raya Paskah.

Setelah itu akan ada prosesi Sef Mau, upacara pembersihan kembali patung/benda-benda kudus usai perayaan Paskah.

Masing-masing rumah adat mengarak kabi buset menuju ke gereja mengawali ritual Sef Mau.

Imam akan menerima sapaan adat dan kabi buset di dalam gereja, lalu melepaskan ma putu-ma lala di sungai.

Hiasan rumah adat maupun buah-buahan dan air serta minyak yang digunakan untuk membersihkan patung/benda devosional selanjutnya akan dikumpulkan lalu dibawa ke sungai dan dihanyutkan sebagai tanda melepaskan noda dosa.

Selanjutnya, peserta ritus Sef Mau akan membasuh tangan dan muka sebagai tanda kemenangan, karena bala telah ditinggalkan, dan kembali mendapat kesejukan serta kebersihan atau manikin oe tene

Sumber:
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved