Selain Jaga Keamanan, Polisi Ini Bantu Mengajar Siswa SD di Daerah Terisolasi di Lambar

Saat menggelar pertemuan dengan masyarakat dan pihak sekolah, terungkap bahwa sekolah itu kekurangan tenaga pendidik.

Penulis: wakos reza gautama | Editor: Ridwan Hardiansyah
Ist
Babin Kamtibmas Pekon Ujung Rembun, Kecamatan Lumbok Seminung, Brigadir Sudarto turut membantu mengajar siswa SDN 1 Suka Banjar. 

Minim Guru di SDN 1 Suka Banjar, Bhabin Kamtibmas Ikut Mengajar

Laporan Reporter Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LIWA - Anggota Polres Lampung Barat (Lambar) Brigadir Sudarto, yang bertugas sebagai Babin Kamtibmas Pekon Ujung Rembun, Kecamatan Lumbok Seminung, memiliki tugas tambahan.

Tidak hanya menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat di pekon setempat, Sudarto membantu mengajar siswa SDN 1 Suka Banjar, yang bersebelahan dengan pekon Ujung Rembun.

Keterlibatan Sudarto sebagai tenaga pengajar karena keprihatinannya terhadap minimnya tenaga pendidik di sekolah dasar tersebut. SDN 1 Suka Banjar hanya memiliki dua orang guru berstastus pegawai negeri sipil (PNS).

Sudarto juga menggagas pembuatan perpustakaan, dengan menyediakan buku-buku sebagai bacaan siswa dan masyarakat daerah, tempat anggota tersebut berdinas.

Perpustakaan dengan jumlah buku mencapai ratusan itu, merupakan sumbangan anggota Polres Lambar dan jajaran.

Ujung Rembun dan Suka Banjar merupakan dua pekon yang masih terisolasi di Lambar, dan sebagai pemukiman tertinggi di Lambar.

Kapolres Lambar Ajun Komisaris Besar Andy Kemala mengatakan, munculnya ide Bhabin Kamtibmas membantu mengajar di sekolah, dan menyediakan perpustakaan, bermula saat pihaknya melakukan kunjungan ke daerah, yang hanya bisa dijangkau kendaraan roda dua beberapa waktu lalu.

Saat menggelar pertemuan dengan masyarakat dan pihak sekolah, terungkap bahwa sekolah itu kekurangan tenaga pendidik.

“Sehingga, muncullah keinginan dari anggota Bhabin Kamtibmas untuk ikut membantu mengajar siswa dengan ikhlas, tanpa mengharapkan imbalan,” kata dia, Selasa (5/3/2016).

Tidak hanya mengajar, kata Andy, Sudarto juga memiliki ide membuat perpustakaan Bhabin Kamtibmas.

“Tentunya, ide itu langsung saya respons baik, dan saya minta seluruh anggota yang jumlahnya sekitar 500 orang, untuk ikut menyumbang buku. Hasilnya Alhamdulilah, sekarang cukup banyak buku, dan pada Sabtu (30/4/2016), perpustakaan itu kami resmikan,” ujarnya.

Jadwal mengajar Sudarto menyesuaikan dengan tugas pokoknya sebagai anggota kepolisian. Yaitu pada hari-hari tertentu, atau saat ada waktu senggang, Brigpol Sudarto ikut membantu mengajar siswa.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved