Headline News Hari Ini
"Buka Tutupnya Dulu Lalu Lepaskan Selongsongnya"
Calon ketua umum Partai Golkar sudah mendapatkan nomor urut untuk bertarung di Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar pekan depan di Bali
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Calon ketua umum Partai Golkar sudah mendapatkan nomor urut untuk bertarung di Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar pekan depan di Bali. Caketum asal Lampung, Aziz Syamsuddin, mendapatkan nomor urut enam.
Nomor urut tersebut diambil langsung oleh kandidat yang sudah dinyatakan lolos verifikasi, kecuali Syahrul Yasin Limpo dan Indra Bambang Utoyo yang baru belakangan diloloskan lantaran tidak memberikan sumbangan Rp miliar. Syahrul dan Indra diwakilkan oleh tim suksesnya masing-masing, saat pengundian nomor urut.
Pengambilan nomor urut dimulai dari Aziz Syamsuddin yang daftar pertama hingga Priyo Budi Santoso yang mendaftar terakhir. "Buka tutupnya dulu lalu lepaskan selongsongnya dulu. Jangan dibuka sampai tunggu aba-aba dari saya. Saya hitung mundur, 4, 3, 2, 1," ucap pembawa acara.
Setelah dibuka, nomor urut satu didapat oleh Ade Komarudin, nomor urut dua Setya Novanto, nomor urut tiga Airlangga Hartarto, nomor urut empat Mahyudin, nomor urut lima Priyo Budi Santoso, nomor urut enam Aziz Syamsuddin, nomor urut tujuh Indra Bambang Utoyo, dan nomor urut delapan Syahrul Yasin Limpo.
Aziz Syamsuddin memastikan sudah siap bertarung memperebutkan kursi tertinggi di partai berlambang beringin tersebut. Ia mengaku bermodalkan doa.
"Segala upaya tentu harus diawali dengan doa, demikian juga di akhir sebuah usaha. Saya maju sebagai calon ketua umum golkar dengan modal Bismillah. Semoga segala usaha dapat membuahkan hasil dan harapannya berhasil memimpin Partai Golkar," kata Aziz Syamsuddin, saat dihubungi Tribun, Sabtu (7/5).
Aziz menuturkan, motivasinya memimpin Golkar semata untuk membesarkan partai, menciptakan suasana kondusif, dan mewujudkan partai politik yang solid.
Ia berharap semua pihak memberikan doa dan dukungan atas pencalonan dirinya, khususnya warga Lampung.
"Terutama semua DPD dan DPC serta kader dan simpatisan, saya harap memberikan dukungan untuk memudahkan langkah saya memimpin Partai Golkar," imbuh Aziz.
Sementara itu, Ketua Steering Committee (SC) Munaslub Golkar, Nurdin Halid, memastikan Syahrul dan Indra tetap diloloskan menjadi calon ketum Golkar meski tidak menyumbang Rp 1 miliar. Sebab, sumbangan tidak bersifat mengikat sehingga tidak bisa menjadi dasar bagi bakal calon.
"Syahrul Yasin Limpo dan Indra Bambang Utoyo belum penuhi sumbangan, karena sumbangan tidak mengikat maka calon jadi delapan yang disahkan," kata Nurdin Halid, Sabtu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/golkar_20160506_194717.jpg)