Mahasiswa Gasak Barang Teman
Percasi Lampung Bantah Mahasiswa Pencuri Laptop adalah Atlet Catur
Seorang bisa disebut atlet, papar Jolly, apabila sudah mengikuti kejuaraan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Penulis: wakos reza gautama | Editor: Ridwan Hardiansyah
Laporan Reporter Tribun Lampung Wakos Gautama
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Lampung membantah bahwa mahasiswa yang ditangkap polisi karena mencuri laptop, bernama Irfan Setiawan, adalah atlet catur.
Irfan tidak tercatat sebagai atlet catur di Lampung.
Sekretaris Percasi Lampung Jolly Sanggam mengatakan, ia sudah mengecek nama Irfan di daftar atlet catur Lampung.
“Nama itu tidak tercatat sebagai atlet catur. Kami minta klarifikasinya,” ujar dia kepada Tribunlampung.co.id, Selasa (24/5/2016).
Seorang bisa disebut atlet, papar Jolly, apabila sudah mengikuti kejuaraan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Jolly menduga Irfan bukanlah atlet melainkan hanya bisa bermain catur, seperti orang lain umumnya.
Percasi Lampung juga sudah mengecek pernyataan Irfan, yang mencuri karena akan ikut kejuaraan nasional (kejurnas) di Makassar, Sulawesi Selatan.
“Kami sudah tanya ke Percasi Sulawesi Selatan, ternyata tidak ada kejurnas di sana,” ucap dia.
Sebelumnya, di hadapan wartawan, Irfan mengaku mencuri laptop dan kamera milik temannya karena butuh uang, untuk ikut kejurnas catur di Makassar. Irfan mengaku pernah juara tiga pada kejuaraan catur tingkat provinsi di Banten.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/mahasiswa-curi-laptop_20160523_131343.jpg)