Terbatuk tanpa Sengaja, Jarum Penjepit Jilbab Desi Tertelan dan Masuk Jantung

Sang dukun mengatakan jika dirinya sudah mengeluarkan jarum yang masuk ke dalam jantung Desi Marlia dengan cara gaib.

Penulis: syamsiralam | Editor: Heribertus Sulis
net
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Lampung Samsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR JAYA - Sebuah jarum bersarang selama enam hari di jantung Desi Marlia (11), warga Dusun II Kampung Sidorejo, Kecamatan Bangunrejo, Lampung Tengah.

Hal ini terjadi karena Desi terbatuk ketika menggigit jarum yang akan digunakan untuk menjepit jilbab yang dikenakannya pada Sabtu (21/5) lalu.

Setelah kejadian, karena merasa khawatir dan takut, siswi SDN 1 Sidorejo itu melapor kepada orangtuanya, Katinem dan Tukiat. Sang orang tua yang mendengar keluhan anaknya kemudian membawa anak perempuannya itu ke puskesmas terdekat.

"Karena puskesmas tidak mampu, lalu dirujuk ke Rumah Sakit As Zahra di Kecamatan Kalirejo, dan dirujuk lagi ke Rumah Sakit Ganjaran Pringsewu untuk dilakukan rontgen," terang Katinem, Jumat (27/5).

Namun karena kedua rumah sakit kekurangan alat untuk melakukan deteksi, kemudian Katinem dirujuk lagi ke RSUD Abdoel Moeloek.

Setelah dua kali rontgen, pihak rumah sakit menyarankan untuk dilakukan operasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

"Karena tak punya biaya, kami bingung dan entah harus kayak gimana lagi. Jadi kami bawa saja ke orang pintar (paranormal atau dukun) untuk dilakukan pemeriksaan siapa tahu bisa keluar (jarumnya)," lanjut Katinem.

Anehnya, sang dukun mengatakan jika dirinya sudah mengeluarkan jarum yang masuk ke dalam jantung Desi Marlia dengan cara gaib. Namun begitu, keluarga Desi tetap khawatir jika benda kecil tajam itu masih bersarang di bagian jantungnya.(sam)

Dokter Tidak Yakin
Aneh tapi nyata, berdasarkan hasil radiologi di Klinik Arafah Sukasari dinyatakan memang tak ada lagi jarum bersarang di jantung Desi Marlia. Namun begitu, pihak klinik menyarankan keluarga Desi untuk kembali melakukan rontgen di rumah sakit lainnya.

"Dari hasil radiologi tidak terlihat ada benda bersarang di jantungnya. Kita sarankan untuk tetap melakukan pemeriksaan menggunakan alat yang lebih baik lagi, supaya dapat dipastikan apakah jarum masih ada atau tidak," terang staf radiologi Klinik Arafah dr Giztha Anggraeni, Jumat (27/5).

Mendengar keterangan keluarga jika jarum sudah dikeluarkan secara supranatural oleh seorang dukun, Giztha mengaku tidak yakin, dan harus tetap ada keterangan medis yang menyatakan apakah jarum benar-benar ada atau memang sudah menghilang. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved