Ramadan 2016

Pengeluaran Boros Saat Ramadan? Ini Strategi Mengatur Uang di Bulan Puasa

Mungkin uang yang ada adalah uang dari THR dan tunjangan lainnya, namun mengapa gaji Anda sendiri tidak bersisa.

Kompas.com
Pasar Takjil di Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (7/6/2016). Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Pasar Takjil Bendungan Hilir (Benhil) ramai diserbu pengunjung saat Ramadan. 

Jika tidak bisa menjalankan hal tersebut, Anda bisa menggantinya dengan berbelanja bahan makanan yang diberi label diskon, atau berbelanja jauh-jauh hari sebelum semua harga kebutuhan pokok naik.

4. Hindari Terlalu Sering Buka Puasa di Luar
Itu juga merupakan tradisi sebagian besar orang Indonesia, untuk melakukan buka puasa bersama dengan teman-teman di kantor, kampus, atau sekolah. Harga rata-rata rumah makan yang biasanya dijadikan tempat khusus untuk berbuka puasa itu, berkisar dari Rp 25 ribu-Rp 40 ribu per porsinya.

Belum lagi tambahan minuman dan makanan penutup lainnya. Anda bayangkan, jika selama satu bulan Ramadan, Anda sering berbuka puasa di luar, berapa bujet yang dikeluarkan hanya untuk makan di luar.

Sebaiknya, bujet yang Anda miliki disimpan untuk memenuhi kebutuhan lainnya, selama bulan Ramadan hingga menjelang hari raya.

5. Rencanakan Keuangan Selama Bulan Ramadhan
Buatlah daftar khusus mengenai berapa bujet yang harus dikeluarkan selama bulan Ramadan, satu bulan ke depan. Tuliskan dengan jelas, apa saja kebutuhan yang harus Anda penuhi dan benar-benar dibutuhkan.

Siapkan juga bujet khusus untuk memanjakan diri Anda dan keluarga berbelanja pakaian Lebaran, dan juga kebutuhan Lebaran lainnya. Usahakan untuk tetap berhemat dengan cara tidak menghabiskan semua THR serta tunjangan juga gaji. Tetap menabung di saat hari raya juga tidak ada salahnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved