14 Tewas dan 8 Terluka Akibat Serangan Bom Bunuh Diri di Afganistan

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 6:00 (0130 GMT) di timur Kabul di sepanjang jalan utama menuju kota timur Jalalabad.

Editor: Reny Fitriani
REUTERS/Mohammad Ismail
Ilustrasi - Pasukan keamanan Afganistan memeriksa lokasi serangan bom mobil bunuh diri di gedung keamanan pemerintah di Kabul, Afganistan, Selasa (19/4/2016). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KABUL - Bom bunuh diri menewaskan sedikitnya 14 orang dalam serangan yang menargetkan sebuah minibus yang membawa penjaga keamanan Nepal di Kabul pada Senin pagi, kata pejabat Afghanistan.

"Laporan awal serangan teror di Kabul hari ini 14 orang tewas dan delapan orang terluka. Polisi sedang berusaha untuk mengetahui identitas korban," kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Sediq Sediqqui di Twitter, seperti dikutip AFP.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut di situs jejaring sosial, mengatakan itu dilakukan untuk "melawan pasukan agresi" di Afghanistan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 6:00 (0130 GMT) di timur Kabul di sepanjang jalan utama menuju kota timur Jalalabad, dilakukan oleh seorang pelaku bom bunuh diri dengan berjalan kaki, menurut polisi.

Serangan tersebut merupakan yang perdana di ibu kota sejak awal bulan suci Ramadan.

Serangan terakhir di ibu kota Afghanistan terjadi pada 19 April menewaskan 64 orang dan mengakibatkan lebih dari 340 orang terluka.

Taliban juga mengaku bertanggung jawab atas serangan pada April itu, demikian seperti dikutip dari AFP.

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved