Hendrik Ceper Meninggal Dunia

Hendrik Ceper: Perjuangan Hidup dari Pengemis, Menjadi Komedian dan Kerja di Pabrik

Kabar duka tersebut dibenarkan sang istri, Nur Zalilah, ketika dihubungi melalui telepon.

DOK
Hendrik Ceper 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Komedian, Hendrik Ceper sempat menjalani perawatan medis dan terbaring tak sadarkan diri di Rumah Sakit Singaparna Medica Citra, Tasikmalaya, Jawa Barat sejak Rabu (22/6/2016).

Hasil pemeriksaan medis, dokter mengatakan bahwa komedian itu mengalami gangguan pada jantung. Selain jantung, ginjal Hendrik juga bermasalah.

Komedian Hendrik Ceper pun mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu (3/7/2016) dini hari, setelah koma selama 12 hari di Rumah Sakit Medika Citratama, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Kabar duka tersebut dibenarkan sang istri, Nur Zalilah, ketika dihubungi Tribunnews.com melalui telepon, Minggu (3/7/2016) pagi.

Dikatakan Nur, Hendrik akan disemayamkan sekaligus dimakamkan di kampung halamannya, Tasikmalaya, Jawa Barat.

"Nanti disemayamkan di sini, di kampung aku, di Tasik. Nunggu keluarganya dulu. Dimakamkan di sini juga. Minta doanya," ujar Nur dengan suara bergetar.

Sebelumnya, kabar duka itu mula-mula disebarkan presenter dan komedian Denny Cagur dalam acara OVJ Sahur Lagi.

"Innalillahi wainnailaihi rojiun. Telah berpulang ke rahmatullah, teman kita, sahabat kita, Mas Hendrik, yang kita kenal dengan sebutan Hendrik Ceper. Tadi jam... kurang lebih jam dua. Kami, keluarga besar OVJ, turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya. Kami semua mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," tutur Denny.

Hendrik meninggal pada usia 37 tahun, setelah sempat kritis akibat sakit ginjal dan jantung. Kepulangannya meninggalkan seorang istri dan anak berusia satu tahun.

Informasi diperoleh, memburuknya kondisi kesehatan bintang film dan sinetron tersebut dipicu pola hidup yang tidak teratur.

Hendrik doyan makan mi instan, lalu mengonsumsi obat-obatan, hingga beban pikiran yang berat karena belakangan sering nganggur. Kondisi itu menyebabkan fungsi ginjal dan jantung menurun.

Walau kesehatannya sebenarnya memburuk dalam beberapa bulan terakhir, namun Hendrik berusaha menyembunyikannya.

Sekitar tiga bulan lalu, dia sempat bertemu dengan Daus.
Kata Daus, sahabatnya itu malah tak pernah mengeluh soal kesehatannya.

Tentang Hendrik Ceper

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved