Idul Fitri 1437 H
Suginah Raup Untung Rp 500 Ribu Hasil Jualan Ketupat
Momentum Idul Fitri (Lebaran) selalu dimanfaatkan warga untuk mengais rezeki di Bandar Lampung.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: soni
Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Momentum Idul Fitri (Lebaran) selalu dimanfaatkan warga untuk mengais rezeki di Bandar Lampung.
Suginah (46), pedagang ketupat dari Tanjung Bintang saat ditemui Tribun Lampung di perempatan Pasar Tugu, Senin (4/7), mengatakan, selama menjual ketupat masa Idul Fitri, Suginah mampu meraup keuntungan Rp 500 ribu perhari.
Hasil dari jualan ketupat tersebut untuk membelikan baju Lebaran anaknya. "Alhamdulillah saja Mas, keuntungan saya kurang lebih setiap harinya mencapai Rp 500 ribu, lalu uang dari jualan ketupat itu saya belikan beli baju Lebaran untuk anak saya," katanya
Dijelaskannya ketupat yang dijualnya itudimabil dari hasil pengerjaannya secara langsung dengan kecepatan tangan per dua menit untuk satu ketupat.
Ketrampilan jemari melipat janur tersebut didapatnya dan diterjemahkannya untuk mencari uang.
Janur yang merupakan bahan dari pembuatan ketupat didapat dari pohon kelapa miliknya yang ada di kampung halaman.
"Ada sekitar 50 orang mas dari Tanjung Bintang tahun ini berjualan ketupat di tepi jalan, dan kita sudah dari tahun k etahun berjualan di sini," katanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/suginah-penjual-ketupat_20160704_231033.jpg)