Bukan Geng Motor, Kastemride Aksi Ekstrim di Acara Kontes Otomotif
Heriza, Ketua Umum Kastemride Syndicate menegaskan, komunitasnya bukanlah geng motor atau klub motor yang lekat dengan aktivitas negatif
Penulis: Ferika Okwa Romanto | Editor: soni
Laporan Reporter Tribun Lampung Ferika O Romanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Heriza, Ketua Umum Kastemride Syndicate menegaskan, komunitasnya bukanlah geng motor atau klub motor yang lekat dengan aktivitas negatif dan kriminal. Sebab, organisasi ini resmi dan memiliki AD/ ART yang mengikat anggota, mengutamakan ketertiban lalu lintas di jalan raya, safety riding, mengutamakan sikap kepedulian sosial, budaya, hingga mengangkat dunia pariwisata lampung.
Selebihnya, lanjut Dia, setiap anggota yang bergabung wajib memiliki perlengkapan surat menyurat lengkap bagi kendaraannya. Bilapun memiliki kecenderungan terhadap aksi-aksi ekstrim, komunitasnya hanya menjalaninya pada acara-acara yang sifatnya kontes atau kejuaraan-kejuaraan otomotif saja.
“Seperti komunitas otomotif lainnya, setiap pekan kami mengadakan kumpul rutin bertajuk kopi darat (kopdar). Kegiatan yang dipusatkan di Warkop Gondrong di Jalan Raden Intan, Bandar Lampung ini diisi dengan aktivitas sharing informasi, edukasi otomotif, pembahasan program/ even, evaluasi kegiatan, dan dirangkai dengan rolling thunder dalam kota,” jelasnya.
Heriza mengatakan, kegiatan rutin selanjutnya berupa touring, yang diisi dengan touring dalam/ luar kota, hingga touring lintas provinsi. Khusus touring luar kota, umumnya difokuskan untuk mengunjungi chapter-chapter atau temu kangen dengan member di luar Bandar Lampung. Selain itu, agenda ini juga diba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kastemride_20160709_223516.jpg)