Faktor Human Error Dominasi Lakalantas di Tuba
Faktor human error mendominasi dua kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang terjadi di jalur mudik ruas Jalintim Tulangbawang
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: soni
Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Faktor human error mendominasi dua kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang terjadi di jalur mudik ruas Jalintim Tulangbawang pada musim mudik Lebaran 2016.
Kasus lakalantas pertama terjadi di KM 152 Kampung Bujuk Agung Kecamatan Banjar Margo, Tulangbawang, yang melibatkan tiga kendaraan roda empat.
Yakni Kijang Innova warna hitam BE 2681 NG menabrak pengendara Kijang Grand warna merah BE 2419 GH dari Natar tujuan Simpang Asahan dan Kijang Innova warna hitam BE 1318 NFJ dari Tangerang tujuan Medan.
Lakalantas ini terjadi akibat pengendara kijang Inova ugal-ugalan saat masuk jalan menikung sehingga menabrak kendaraan lain yang melaju di depannya.
"Kasus kedua terjadi di wilayah leter S. Antara mobil dengan motor. Pada kasus ini kendaraan roda dua memotong di tikungan dan masuk jalur orang," terang Kasatlantas Polres Tulangbawang AKP Suprapto, Minggu (10/07).
Pada kasus Lakalantas beruntun di Bujuk Agung, polisi menetapkan seorang tersangka atas nama Nyoman Dobel Bastra (35), seorang oknum PNS yang bertugas di Dinas PU Mesuji.
Warga WayJepara, Lampung Timur itu adalah pengendara maut minibus Kijang Innova warna hitam BE 2681 NG, yang telah menabrak pengendara Kijang Grand warna merah BE 2419 GH dari Natar tujuan Simpang Asahan dan Kijang Innova warna hitam BE 1318 NFJ dari Tangerang tujuan Medan.
Kecelakaan maut itu menewaskan Syamsudin Manulung (45), warga Tangerang yang tengah dalam perjalanan mudik ke Medan. (endra)