Headline News Hari Ini
Remaja Ini Celupkan Wajah Gadis Kenalan ke Lumpur Hingga Tewas
Jadi ketemu itu enggak pernah. Sekali ketemu langsung dihabisi sama pelaku. Kenal cuma lewat SMS. Di situ ejek-ejekan.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Gara-gara tersinggung lewat SMS, Hendrik Setiawan alias M Hasan alias Aji (19), warga Hadimulyo Timur tega menghabisi H, remaja perempuan yang ditemukan tewas terendam lumpur di Tanah Merah, Metro Pusat, Kamis (28/7) lalu.
Kepala Polres Metro Ajun Komisaris Besar Rali Muskitta menjelaskan, motif pelaku menghabisi korban dengan cara sadis, karena merasa tersinggung terkait ucapan via pesan singkat.
"Jadi ketemu itu enggak pernah. Sekali ketemu langsung dihabisi sama pelaku. Kenal cuma lewat SMS. Di situ ejek-ejekan. Ya balas membalas. Nah, ini yang membuat pelaku sakit hati dan tersinggung," terang Rali Muskitta saat ekspose di mapolres, Senin (1/8).
Tersangka, terang Rali, memakai nomor baru kemudian mengajak korban bertemu. Korban menyetujui. Rabu (27/7) sekitar pukul 19.30 WIB, pertemuan terjadi di pinggir jalan Tanah Merah dan berakhir dengan cekcok keduanya.
"Karena banyak orang lihat di pinggir jalan, pelaku mengajak ke belakang Tanah Merah. Di situ malah korban dibunuh. Habis melakukan pembunuhan itu, pelaku sempat sehari enggak pulang ke rumah," tandasnya.
Dari penuturan Aji, dirinya membunuh korban dengan cara sadis. Yakni memukul jidat menggunakan bongkahan semen.
Karena melakukan perlawan, tersangka juga mencekik dan mendorong korban hingga jatuh ke lumpur.
Tak berhenti, pelaku kemudian menduduki korban yang telah terjatuh ke lumpur. Kemudian mecelupkan kepala korban. "Lupa berapa kali. Saya tarik, saya lelapin (celupkan). Sampai meninggal," bebernya.
Bahkan, untuk menyamarkan aksinya, pelaku juga sengaja melepaskan celana korban agar terlihat seperti korban pemerkosaan.
"Tapi hasil autopsi kita, itu tidak ada unsur pemerkosaan. Pelaku ini memang berupaya mengelabui kita. Seolah-olah korban pemerkosaan. Karena korban ditemukan tidak mengenakan celana," timpal Kapolres.
Rali menambahkan, tersangka diamankan Polres Metro setelah mendapat titik terang dari sejumlah saksi terkait meninggalnya H. Serta petunjuk kuat dari hasil autopsi yang dilakukan tim forensik Polda Lampung pada Sabtu lalu.
Dari sembilan saksi teman dan adik korban yang dimintai keterangan, disimpulkan H terakhir pergi sebelum ditemukan meninggal bersama tersangka.
Polisi juga mengamankan barang bukti (BB) berupa pakaian dan celana, anting, kalung, gelang tangan, dan empat handphone milik korban dan pelaku.
Serta satu bongkahan semen ukuran sekitar 20 cm.(dra)
Baca Berita Selengkapnya di Koran Tribun Lampung Hari Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/jenazah_20160728_193135.jpg)