Olimpiade 2016

Baru 3 Hari Berlangsung, Ini 5 Momen Paling Menyedihkan pada Olimpiade Rio 2016

Tak hanya momen membahagiakan, momen menyedihkan juga turut mewarnai pesta olahraga dunia empat tahunan kali ini.

Baru 3 Hari Berlangsung, Ini 5 Momen Paling Menyedihkan pada Olimpiade Rio 2016
AFP
Petenis nomor satu dunia dari Serbia, Novak Djokovic, tertunduk lesu setelah dikalahkan Juan Martin del Potro (Argentina) pada babak pertama Olimpiade Rio 2016, di Olympic Tennis Centre , Rio de Janeiro, Brasil, Minggu (7/8/2016). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, RIO DE JANEIRO - Olimpiade Rio 2016 baru berjalan tiga hari, tetapi sudah banyak momen yang terjadi. Tak hanya momen membahagiakan, momen menyedihkan juga turut mewarnai pesta olahraga dunia empat tahunan kali ini.

Berikut, lima momen menyedihkan sejauh ini pada Olimpiade Rio, yang dilansir The Daily Telegraph, Selasa (9/8/2016).

1. Samir Ait Said (senam)

Atlet senam putra Perancis, Samir Ait Said menyudahi perjuangannya pada Olimpiade Rio 2016 dengan cedera serius.

Said terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami patah kaki kiri, saat tengah tampil pada babak kualifikasi nomor senam lantai artistik, di Olympic Arena, Rio de Janeiro, Brazil, Sabtu (6/8/2016).

Said yang mendarat dalam posisi tidak sempurna langsung tersungkur ke lantai. Menurut sejumlah saksi, suara tulang patah Said terdengar cukup jelas.

2. Annemiek van Vleuten (balap sepeda road race)

Pebalap sepeda road race putri Belanda, Annemiek van Vleuten, tengah memimpin jalannya balapan pada Minggu (7/8/2016), saat dia mendadak tersungkur ke selokan karena jalanan licin akibat hujan.

Van Vleuten langsung dibawa ke rumah sakit, dan menurut federasi balap sepeda Belanda, dia didiagnosis menderita gegar otak parah, serta tiga patah tulang kecil di tulang lumbal-nya.

3. Ashley McKenzie (judo)

Halaman
12
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Juara.net
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved