Breaking News

Jelang Pernikahannya, Pria Ini Malah Berkeliling Kota di Dalam Peti Mati, Ini Alasannya

Pada kesempatan itu, Mike saudaranya juga berdandan selayaknya pendeta. Sementara itu, 16 orang peserta pesta bujang lainnya berdandan dengan setelan

Mirror.co.uk
Menggunakan peti mati yang bisa dibuka separuh dan diberikan roda, Chris White menghabiskan malam menjelang upacara pernikahannya dengan berkeliling dalam peti mati. Teman-temannya pun berdandan layaknya keluarga yang berduka cita dan mendorong peti mati berisi Chris berkeliling kota. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MANCHESTER - Entah apa yang dipikirkan pemuda asal Manchester, Inggris ini. Menjelang upacara pernikahannya, ia berkeliling kota dalam peti mati dan berdandan layaknya jenazah.

Tentu saja, hal itu menimbulkan kehebohan untuk orang yang melihatnya.

Menggunakan peti mati yang bisa dibuka separuh dan diberikan roda, Chris White menghabiskan malam menjelang upacara pernikahannya dengan berkeliling dalam peti mati.

Teman-temannya pun berdandan layaknya keluarga yang berduka cita, dan mendorong peti mati berisi Chris berkeliling kota.

Ditulis Mirror.co.uk pada Kamis (11/8/2016), Chris yang akan menikah tersebut benar-benar berusaha membuktikan janji pernikahan, hingga maut memisahkan.

Itu dibuktikannya dengan berdandan layaknya jenazah, dan didorong berkeliling kota untuk merayakan pesta bujangnya.

Pada kesempatan itu, Mike saudaranya juga berdandan selayaknya pendeta. Sementara itu, 16 orang peserta pesta bujang lainnya berdandan dengan setelan hitam. Mereka kemudian mendorong Chris berkeliling Manchester, dan mengagetkan banyak orang.

Pada akhirnya, Chris menyelesaikan sesi mengerikan itu dan selamat. Sebab, peti mati itu sempat jatuh ketika turun di tangga bersama mempelai laki-laki itu.

"Kekacauan total," kata rekan Chris, Scott Thomas yang datang dari Bristol.

"Kami melakukannya di hotel dan berencana untuk mendatangi bar pertama. Perlu 35 menit untuk berjalan di jarak yang dekat dengan bar, karena begitu banyak orang yang menghentikan kami, berfoto, dan mengajak bicara," imbuhnya.

Menurut Scott, hal itu terus terjadi dan mereka mendapat perhatian orang. Mereka menyukainya.

"Saat itu, kami akan pergi ke bar dan meninggalkan Chris di luar dengan peti mati yang terbuka di troli barang," imbuhnya.

"Kami membelikannya minum namun dia tetap berada di luar dan berpura-pura mati, dan kemudian hidup ketika orang mendekat untuk mencari tahu. Pada satu titik, ada ratusan orang duduk di situ, dengan seorang pengamen bermain musik dan kami mendorongnya, lalu menaruhnya di depan pengamen tersebut. Kami juga membentangkan jaket di depannya," terang Scott.

Dalam beberapa menit, aksi itu nyaris mengumpulkan sekitar 100 Poundsterling dan sang pengamen pun juga mendapat berkahnya. "Sungguh menyenangkan," katanya.

Aksi gila itu merupakan ide seorang rekan Chris bernama Andrew Sallabank. Pria tersebut memiliki rekan, Lee Winter yang membuatkan peti mati itu.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved