Lima Olahraga yang Baik Bagi Penderita Asma

Olahraga ideal untuk penderita asma adalah berenang. Berenang dapat memberikan kita akses untuk bernapas dengan baik.

Editor: Reny Fitriani
KOMPAS.com

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Asma adalah penyakit yang diturunkan secara genetik dan tidak menular. Namun, ada juga faktor risiko di luar genetik yang justru dapat mencetuskan timbulnya asma. Seperti alergen penyebab alergi (debu, karpet, bulu binatang, polusi kendaraan), asap rokok, udara dingin, iritasi zat kimia, olahraga berlebihan, infeksi virus influenza.

Bagi beberapa penderita asma, melakukan aktivitas seperti latihan fisik dan olahraga dapat menjadi masalah. Terkadang hal itu dapat memicu sesak napas atau gejala lainnya.

Kuncinya adalah, kita perlu memastikan bahwa asma baik bila dikendalikan dengan obat, dan memilih aktivitas secara hati-hati. Berikut ini adalah beberapa pilihan aktivitas yang baik bagi penderita asma.

1. Berjalan

Sebuah studi menemukan, bahwa orang dewasa yang berjalan tiga kali seminggu selama 12 minggu, dapat meningkatkan kontrol dan kebugarannya tanpa menimbulkan serangan asma.

Kita dapat memulai dengan 5 menit pemanasan, lalu berjalan selama 30 menit, dan diakhiri dengan pendinginan selama 5 menit.

2. Yoga

Yoga merupakan aktivitas yang sangat baik bagi penderita asma. Latihan pernapasan dapat mengaktifkan daerah lainnya di paru-paru.

Suatu studi menemukan, orang yang berlatih Hatha yoga selama dua setengah jam per minggu dan dalam 10 minggu, mereka dapat mengurangi obat-obatan asma yang mereka konsumsi. Manfaat yang sama juga dapat kita temukan dari Tai Chi, seni bela diri yang menekankan pernapasan.

3. Golf

Permainan golf ternyata tidak hanya bermanfaat bagi pikiran saja. Aktivitas mengayunkan tangan dan berjalan ke tee selanjutnya ini, dapat membantu kita untuk mengurangi gejala asma. Tapi kita juga perlu berhati-hati, apabila memiliki alergi terhadap serbuk sari.

4. Olahraga raket

Tenis dan olahraga raket lainnya memungkinkan kita untuk mengeluarkan energi secara teratur di antara bermain dan istirahat di lapangan. Kita juga dapat mengatur kontrol dari kecepatan permainan. Misalnya, berjalan santai dalam mengejar bola.

Yang penting diingat, dehidrasi dapat memperburuk latihan dan menyebabkan asma. Jadi, usahakan untuk selalu memenuhi kebutuhan cairan tubuh untuk menghindari dehidrasi.

5. Berenang

Sumber: Tabloid Nova
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved