(VIDEO) Dua Adik Ipar Tega Curi Keramik Kakak Ipar Sendiri

Kedua tersangka yang masih kakak dan adik ini nekat mencuri keramik dari rumah kakak iparnya, Jasmo, di Jalan Nuri Banjarsari, Kecamatan Metro Utara.

Laporan Wartawan Tribun Lampung Indra Simanjuntak
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Entah apa yang melatarbelakangi aksi Lukman Sanjaya dan Swigyo. Kedua tersangka yang masih kakak dan adik ini nekat mencuri keramik dari rumah kakak iparnya, Jasmo, di Jalan Nuri Banjarsari, Kecamatan Metro Utara.

Ironisnya, rumah pelaku dan korban pun berseberangan atau berhadap-hadapan. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (19/9/2016), sekitar pukul 01.30 WIB dini hari. Lukman dan Swigyo dengan santai mengambil 11 boks keramik yang diletakkan di teras rumah korban. Lalu berlalu pergi menitipkan pada salah seorang rekan yang tak jauh dari TKP.

Pagi harinya, Lukman kemudian mengambil barang titipan dan berlalu ke sebuah toko keramik di 29, Jalan Patimura. Pelaku kemudian melego barang curiannya dengan alasan sisa dari bangun rumah yang tak terpakai. Pemilik toko pun menyepakati pembelian 9 boks. Karena dua boks lainnya rusak atau pecah.

Itulah sebagian adegan yang tergambar dari 16 bagian rekonstruksi yang digelar Polsek Metro Utara untuk melengkapi kasus hukum antara kakak adik tersebut. "Jadi korban itu melapor ke kita. Nah, olah TKP ternyata benar telah terjadi suatu tindak pidana," terang Inspektur Satu Suhadi, Wakapolsek Metro Utara, Jumat (23/9/2016).

Dijelaskannya, rekonstruksi digelar untuk menguatkan tindak pidana yang terjadi. Sehingga diketahui cerita ulang fakta di lapangan. Mulai dari bagaimana para tersangka menjalankan aksinya hingga menjual hasil curian.

"Untuk sementara ini kita tetapkan dua tersangka. Pengakuannya teman yang dititipkan tidak tahu termasuk penjual toko bahwa itu barang hasil curian. Kita masih kembangkan, makanya kita rekonstruksi ini. Jadi barang curian itu dijual seharga Rp 315 ribu. Cuma sembilan kotak, karena yang duanya rusak. Pecah begitu isinya," terangnya.

Sementara dari penelusuran Tribun Lampung di TKP, aksi pencurian yang dilakukan kedua adik ipar itu, besar kemungkinan terjadi karena adanya permasalahan pribadi antara ketiganya. "Ya kita sih begitu nangkapnya. Tapi ya enggak tahu juga pastinya gimana," ujar salah satu kerabat yang tidak ingin disebutkan identitasnya.(dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: muhammadazhim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved