(FOTO) Penjual Uang Kuno di Jalan Raden Intan
Rizki mengaku, sebagian besar pembeli menggunakan uang kuno tersebut untuk keperluan mahar.
Penulis: Okta Kusuma Jatha | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribun Lampung Okta Kusuma Jatha
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Penjual uang kuno Rizki Umbara menunjukkan koleksi uang yang dijajakannya di Jalan Raden Intan, Sabtu (24/9/2016).

Rizki mengaku, sebagian besar pembeli menggunakan uang kuno tersebut untuk keperluan mahar. "Biasanya yang banyak dicari itu pecahan Rp 1, Rp 5, sama Rp 10 mbak. Kalau uang pecahan yang koin saya jual Rp 40 ribu per buah, trus kalau yang kertas saya jual Rp 45 ribu per lembarnya," ujar Rizki.

Pria berusia 26 tahun ini bercerita memiliki berbagai koleksi uang kuno, mulai dari masa penjajahan Belanda hingga mata uang pertama Indonesia bergambar Soekarno.

"Yang ini ada sejarahnya mbak, yang pecahan Rp 5 dan Rp 25. Uang bergambar Soekarno ini dicetak di Bukit Tinggi tahun 1947, saya jual dari harga Rp 150 ribu sampai Rp 3 juta," tuturnya.

Foto-foto: Tribunlampung/Okta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/penjual-uang-kuno_20160924_162441.jpg)