Terjaring di Islamic Center, Pelajar SMK Ini Mengaku Ingin Potong Rambut

Riski Kurniawan, seorang pelajar yang tertangkap mengaku baru pulang sekolah dan akan pergi memotong rambut.

Terjaring di Islamic Center, Pelajar SMK Ini Mengaku Ingin Potong Rambut
Tribunlampung/Anung

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Pelajar yang terjaring di Islamic Center tersebut beralasan sudah pulang sekolah. Padahal jam pulang sekolah para pelajar tersebut pukul 12.00 WIB. Karena diketahui hanya beralasan, petugas langsung menggelandang para pelajar untuk di bawa ke kantor Satpol PP. 

Riski Kurniawan, seorang pelajar yang tertangkap mengaku baru pulang sekolah dan akan pergi memotong rambut. "Saya gak keluyuran pak, mau potong rambut," kata dia.

Namun, ketika ditanya mengapa kendaraannya menuju Islamic Center, dia pun tidak bisa berkata-kata. Ia bersama dengan lima rekannya, langsung dibawa ke kantor Satuan Pol PP Lampung Utara.

Kasatpol PP Suratno menuturkan 6 pelajar yang terjaring razia itu sedang nongkrong di Islamic center.

“6 pelajar tingkat SMK itu terjaring pada saat petugas sedang razia atau patroli terhadap anak sekolah yang keluyuran pada jam pelajaran, dan akan kita lakukan pemanggilan pada pihak sekolah dan orang tua nya, agar anak anak tersebut bisa di pantau agar tidak melakukan hal yang merugikan masyarakat,” ujarnya

Pelajar yang terjaring razia diminta mengisi surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya. dan hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera kepada pelajar yang bolos sekolah, begitupun razia ini akan terus lakukan tanpa ada batas.

“Kita akan terus melakukan razia ini tanpa ada batas waktu nya," ujarnya. (ang)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved