Nasi Goreng Tembakau, Kuliner Unik di Temanggung

Tidak hanya menyajikan menu unik, bangunan dan penampilan rumah makan itu pun dibuat berbeda.

Tayang:
Tribun Jateng
Nasi Goreng Tembakau. 

Biji-biji tembakau terlebih dahulu dihaluskan, baru kemudian dicampurkan dengan bumbu nasi goreng.

Jenis tembakau yang digunakan, satu di antaranya tembakau srintil.

Di sini, menu nasi goreng mbako dibagi menjadi dua jenis, yakni nasi goreng mbako dan nasi goreng mbako srintil.

Perbedaannya terletak pada isian dan bumbu racikan.

Menurut Nanang, nasi goreng mbako srintil ditambahi bumbu racikan khusus dan isian jamur.

Penampilannya tidak terlalu berbeda dengan nasi goreng biasa, berwarna kecokelatan, dihiasi irisan mentimun dan tomat, serta irisan telur dadar.

Hal yang berbeda adalah taburan daun triwis atau daun kubis tua, di atas nasi goreng.

“Biar kelihatan alaminya, ditambahi daun-daunan. Makanya, kalau tidak mengerti daun, itu dikira daun tembakau padahal bukan,” tuturnya seraya tertawa.

Begitu disantap, rasa pahit sedikit bertemu di lidah.

Gurih bumbu nasi goreng menjadikan nasi goreng itu tetap nikmat.

Dibandingkan nasi goreng mbako biasa, nasi goreng mbako srintil mempunyai wangi yang lebih menyengat, rasanya pun sedikit lebih pahit.

Tambahan jamur membuat nasi goreng itu semakin mantap.

Di rumah makan dengan dua lantai tersebut, satu porsi nasi goreng mbako biasa dihargai Rp 14.000. Sementar, nasi goreng mbako srintil sedikit lebih mahal, yakni  Rp 17.000.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved