Orang Dekat Gubernur Ridho Pimpin Partai Politik di Lampung
Satu per satu orang dekat Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo menjadi pimpinan partai politik di Lampung.
Penulis: Beni Yulianto | Editor: taryono
BANDAR LAMPUNG, TRIBUN - Satu per satu orang dekat Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo menjadi pimpinan partai politik di Lampung.
Setelah Arinal Djunaidi menjadi Ketua DPD I Golkar Lampung, kali ini giliran Bachtiar Basri menakhodai Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional Lampung.
Arinal adalah mantan sekretaris provinsi dan baru pensiun dari pegawai negeri sipil pada 1 Juli 2016. Terpilih menjadi ketua DPD I Golkar Lampung melalui musyawarah daerah luar biasa 15 Desember 2016.
Arinal Djunaidi
Sementara Bachtiar saat ini menjabat Wakil Gubernur Lampung mendampingi Gubernur Ridho Ficardo. Masa jabatan pasangan ini baru akan berakhir 2019 mendatang.
Ridho mengaku belum mengetahui jika Wakil Gubernur Bachtiar Basri sudah menjadi Ketua DPW PAN Lampung.
"Saya belum tahu kalau Pak Wagub sudah menjadi ketua PAN. Saya juga tidak tahu kapan pelantikannya, tidak ada undangan," kata Ridho melalui ponsel, Kamis (5/1).
"Tadi memang kita rapat di kantor, tetapi tidak menyinggung itu. Saya hanya menanyakan mengapa kita belum melaksanakan rolling PNS," tambahnya.
Gubernur mengatakan, mantan Sekprov Lampung Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur

Bachtiar Basri (kanan)
bisa menjadi ketua partai tanpa campur tangannya.
Dia juga menampik jika Bachtiar dan Arinal sengaja masuk ke partai untuk mengamankan kursi dalam pemilihan gubernur 2018 mendatang.
"Pilgub masih lama, tidak ada hubungannya, saya kira mereka memang ingin berkiprah di partai," kata gubernur muda ini.
Dilantik Februari
Sementara itu, Bachtiar membenarkan sudah menerima SK sebagai Ketua DPW PAN Lampung. Untuk itu, hari ini, Jumat (5/1), akan memimpin rapat di kantor DPW PAN sekaligus memperkenalkan diri.
"Saya besok (hari ini) kan perlu mengenalkan diri dengan teman-teman dari PAN. Perkenalan tidak lebih dari itu," kata Bachtiar kemarin.
Mengenai program kerja Bachtiar mengatakan masih harus berkomunikasi dengan seluruh strutkur partai. Alasanya, belum pernah terlibat langsung di partai politik.
"Kita lihat dulu, kita belum pernah pegang partai. Jadi kalau di partai seperti apa. Yang jelas kita ingin mengakomodir semua," ujarnya.
Untuk pelantikan, Bachtiar memperkirakan akan berlangsung di Februari mendatang.
Pengalaman Bachtiar di partai politik terbilang minim. Bachtiar pernah menjabat Bupati Tulangbawang Barat pada periode 2011-2016. Tapi kemudian mengundurkan diri karena terpilih menjadi wakil gubernur Lampung.Tugas-tugasnya beralih kepada wakilnya Umar Ahmad.
Masih Rahasia
Meski Bachtiar sudah ditunjuk sebagai Ketua DPW PAN Lampung, nomor SK pengurus baru masih dirahasiakan. Namun data yang didapat Tribun Lampung, dalam struktur kepengurusan baru ini mantan ketua DPW PAN Lampung, hasil musyawarah wilayah di Hotel Horison Kamis 28 Mei 2015 lalu, Saad Sobari didapuk menjadi ketua harian.
Sementara jabatan sekretaris tetap dipegang Iswan H Caya, dan Bendahara Rakhmat Mirzani Djausal. Ditemui di kantor DPW PAN Lampung, Jalan Emir M. Noor, Telukbetung Selatan, sejumlah pengurus inti PAN Lampung tengah berkumpul, Kamis (5/1).
Nampak Saad Sobari, Iswan H Caya, dan sejumlah pengurus seperti Wakil Ketua DPW PAN Erizal, Ahmad Bastari dan lainnya. Mereka tengah melakukan persiapan rapat pimpinan sekaligus rapat perdana yang dipimpin Bachtiar Basri hari ini.
"Besok (hari ini) rapat pimpinan dalam rangka Pilkada 2019, Pileg dan Pilgub. Isu strategisnya itu kesuksesan pilkada. Besok menyampaikan kondisi real partai, kondisi konsolidasi pengkaderan yang dilakukan. PAN sekarang jadi partai pemerintah dengan bergabungnya Pak Bachtiar," kata Iswan.
Saad menambahkan, masuknya Bachtiar menjadi ketua DPW diharapkan menambah kebesaran partai. "Pak Saad kan tetap di DPW juga. Hanya sekarang DPP menambah cc besar, upgrade partai," katanya.
Saad menjelaskan, bukan hanya Bachtiar yang bergabung tetapi ada beberapa nama lainnya yang dinilai potensial. "Ada beberapa wakil sekretaris jadi wakil ketua. Besok (hari ini) SK dibagikan. Yang asli dengan pak wagub," katanya.
Selain Bachtiar, ada nama lain yang masuk pengurus seperti Mad Hasnurin calon wakil bupati Lampung Barat yang menjadi wakil ketua. "Mad Hasnurin masuk. Orang-orang terbaik kita rekrut beberapa mereka dari ketua DPW kita yang baru," tambah Iswan.
Selain Mad Hasnurin, ada juga yang mengakomodir pengurus baru. "Kepentingan satu yakni meningkatkan kinerja. Ada yang pindah partai, ada perubahan posisi, seperti Bang Ian (Ahmad Bastari) sebagai wakil ketua komunikasi publik," ujar Saad.
Saad menjelaskan, proses rekrutmen merupakan salah satu fungsi partai. Untuk menjawab itu refleksi berpartai dilakukan rekrutmen potensi politik. "Kita coba maksimalkan, kita ingin meningkatkan speed karena ketum kita kan ketua MPR," katanya.
Menurut Saad, PAN sebagai parpol ingin hadir sebagai solusi, dengan cara menghadirkan pribadi yang berintegritas terpercaya. Dalam hal ini Pak Bachtiar sebagai tokoh Lampung sekarang wagub terlibat langsung dalam proses pembangunan. "PAN ingin menunjukkan sebagai solusi masalah di masyarakat," ujarnya.
Mengenai struktur baru ketua harian, Iswan mengakui sebelumnya tidak ada jabatan tersebut. "PAN itu partai rasional untuk kebaikan bangsa ini. Ketua harian diskresi dari DPP memang sebelumnya tidak ada," katanya.
Komposisi pengurus baru dibawa kepemimpinan Bachtiar ada 130 pengurus terdiri dari 90 pengurus harian. (ben)