Fakta-fakta Mengerikan Mengenai Wagino, Gembong Perampok asal Lampung
Inilah fakta-fakta mengerikan mengenai Wagino, gembong perampok asal Lampung...
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID-Inilah fakta-fakta mengerikan mengenai Wagino, gembong perampok asal Lampung, yang ditembak mati polisi, Minggu 8/1/2016).
1. Wagino telah puluhan kali menjadi otak perampokan dan pencurian di kawasan Lampung Tengah, Lampung Timur, serta wilayah Tegineneng, Pesawaran.
2. Komplotan Wagino kerap menjadikan para pedagang besar seperti pengepul kakao, kelapa sawit, ternak sapi hingga pemilik toko emas sebagai sasaran perampokan.
3. Pernah ditangkap dan menjalani masa hukuman di Lapas Metro. Tapi saat sudah keluar penjara, penjahat kambuhan ini beraksi lagi bersama komplotannya.
4. Anak Wagino juga pernah menjadi buruan polisi. Pada 2009 lalu, aparat Polda Lampung menembak mati anak kedua Wagino bernama Yulida Arifin alias Ngatijan.
5. Dalam catatan polisi, Arifin dan teman-temannya sudah merampok di 30 lokasi di wilayah hukum Polda Lampung, Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Banten, dan Polda Bengkulu selama lima tahun terakhir.
6. Komplotan Arifin terakhir kali melakukan aksi perampokan di Pringsewu medio akhir 2008 silam, yang berujung tewasnya Kepala Pos Polisi (Adiluwuh) Aiptu M Rizali Siregar.
7. Tak cuma Arifin, anak Wagino lainnya, bernama Sulis, juga tewas diterjang peluru polisi.
8. Sulis merupakan disersi anggota TNI Jawa Barat, yang terlibat dalam jaringan aksi kejahatan curat dan curas di masyarakat dikenal sebagai kelompok Wagino.
9. Beberapa waktu silam, Wagino nyaris tertangkap polisi saat beraksi mencuri ternak sapi di Tegineneng bersama komplotannya.
10. Tiga anggota komplotannya berhasil ditangkap, sedangkan Wagino dan seorang rekannya kabur.
Kronologi Penangkapan Wagino
Berakhir sudah pelarian dan aksi kejahatan gembong perampok legendaris Lampung asal Kota Metro, Wagino.
Pria yang dikenal sebagai garong dan bertahun-tahun menjadi buronan polisi ini tewas diterjang peluru.
Polisi menembak Wagino saat penggerebekan di daerah Jati Agung, Lampung Selatan, Sabtu (7/1/2017). Wagino akhirnya tewas saat dalam perjalanan ke rumah sakit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/rampok-2609_20150926_203529.jpg)