Mau Operasi LASIK? Perhatikan 4 Hal Ini
Solusi bagi Anda yang mengalami gangguan penglihatan namun malas menggunakan kacamata atau lensa kontak adalah operasi LASIK
Solusi bagi Anda yang mengalami gangguan penglihatan namun malas menggunakan kacamata atau lensa kontak adalah operasi LASIK. Sayangnya, tidak semua orang dapat menjalani prosedur ini.
LASIK atau Laser Asssisted In Situ Keratomileusis adalah suatu tindakan medis yang bertujuan mengubah bentuk kornea menggunakan laser. Tujuannya untuk memperbaiki penglihatan.
Dengan melakukan prosedur ini, diharapkan pasien bisa terbebas dari penggunaan kacamata ataupun lensa kontak. Sayangnya, biaya untuk operasi LASIK masih cukup mahal.
Adapun hal lain yang perlu diperhatikan sebelum melakukan LASIK, yakni:
Kehamilan
Jika dilakukan LASIK saat hamil atau menyusui, terdapat risiko perburukan penglihatan, kekeruhan kornea, dan perubahan pada lapisan kornea.
Selain itu, paparan obat yang diberikan selama LASIK juga dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan janin di dalam kandungan.
Remaja
LASIK tidak disarankan bagi mereka yang berusia di bawah 18 tahun atau dengan gangguan penglihatan yang masih berubah-ubah. Pasien LASIK disarankan untuk menunggu hingga usia dewasa, di mana ukuran kacamata menetap selama minimal setahun.
Kornea mata yang tipis
Prosedur LASIK akan membuang sebagian dari kornea mata untuk mengubah bentuknya, dengan tujuan memperbaiki gangguan penglihatan. Pada kornea mata yang tipis, tindakan ini mungkin sulit dilakukan.
Ukuran kacamata tertentu
Penelitian membuktikan bahwa LASIK dapat membantu penglihatan pada pasien dengan minus hingga 11D dan silinder hingga 3D.
Jika ukuran kacamata lebih dari itu, manfaat LASIK belum diketahui secara pasti.
Selain hal-hal di atas, masih ada beberapa keadaan di mana LASIK kurang disarankan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kantung-mata_20161109_145636.jpg)