27,25 Hektare Padi di Sukamaju Pugung Puso Akibat Banjir
Dinas Pertanian dan Tanaman Holtikutura Tanggamus mengaku banjir di Pekon Sukamaju, Kecamatan Pugung mengakibatkan tanaman padi seluas 27,25 hektare
Penulis: Tri Yulianto | Editor: soni
Laporan wartawan Tribun Lampung Tri Yulianto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Dinas Pertanian dan Tanaman Holtikutura Tanggamus mengaku banjir di Pekon Sukamaju, Kecamatan Pugung mengakibatkan tanaman padi seluas 27,25 hektare dan 0,5 hektare tanaman pepaya mengalami puso.
"Luasan itu termasuk besar, untuk sekarang ini kami akan laporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) supaya mendapatkan bantuan karena sudah pasti puso," ujar Kepala Dinas PTPH Soni Isnaini, Rabu (28/3/2017).
Ia menambahkan kepastian puso karena usia padinya sudah masuk 90 hari dan pekan depan akan dipanen. Panen terancam gagal karena tanaman tertimbun lumpur dan pasir. Jadi kondisinya susah dipanen karena rusak.
"Dari segi bibit saja sudah pasti rugi Rp 6 juta per hektare belum biaya produksi lainnya. Dan sayangnya petani di sana tidak mendaftar di Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), jadi tidak dapat ganti akibat banjir ini," terang Soni. (tri yulianto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/puso-di-pugung_20170329_211922.jpg)