9 Pakaian Pengantin Unik di Dunia, Indonesia Termasuk di Dalamnya
Pada umumnya, adat atau tradisi muncul dari kisah sejarah, interaksi sosial, hingga kenampakan alam di sekitarnya.
Pakaian adat pernikahan di Indonesia bisa berbeda dari pulau ke pulau.
Dengan lebih dari 300 etnik dan 6 mayoritas agama, negara tersebut berlimpah kebudayaan dan tradisi.
Pakaian adat di atas merupakan pakaia adat Sumatera Selatan, yang terkenal dengan sebutan Aesan gede yang melambangkan kebesaran, dan pakaian Aesan paksangko yang melambangkan keanggunan masyarakat Sumatera Selatan.
Pakaian adat itu biasanya hanya digunakan saat upacara adat perkawinan.
Dengan pemahaman, upacara perkawinan merupakan upacara besar.
Maka dengan menggunakan Aesan Gede atau Aesan Paksangko sebagai baju pengantin, hal itu memiliki makna sesuatu yang sangat anggun.
Karena, kedua pengantin bagaikan raja dan ratu.
8# Tiongkok
Pakaian pernikahan tradisi Tiongkok adalah warna merah.
Di negara itu, warna putih warna putih malah melambangkan waktu berkabung dan pemakaman.
Setelah menikah, pengantin pria menghilangkan tabir merah dari kepala pengantin wanita.
9# Korea Selatan
Pernikahan tradisional menjadi lebih dan lebih populer di Korea Selatan.
BACA JUGA: Kisah Wanita Hamil 3 Bulan Diceraikan Suami karena Hal Ini, Akhir Ceritanya Mengharukan
Menurut tradisi kuno, pengantin pria harus membawa istrinya mengelilingi meja dengan menaruhnya di punggungnya.
Itu melambangkan bahwa pengantin wanita dapat mengandalkan suaminya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pernikahan_20170416_160033.jpg)