Mayat Mengambang di Sungai Trikora
BREAKING NEWS: Sebelum Tewas Khairudin Pulang ke Rumah Bawa Durian
Menurutnya, perbuatan pelaku sudah direncanakan dengan mencoba menghilangkan jejak dan barang bukti.
Laporan Reporter Tribun Lampung Muhammad Heriza
TRIBUNLAMLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ahmad Nurdin (40), adik kandung korban menduga kakaknya menjadi korban pembunuhan. Menurutnya, perbuatan pelaku sudah direncanakan dengan mencoba menghilangkan jejak dan barang bukti. "Sebab, handphone dan sepeda motor Honda Beat miliknya juga hilang," ungkapnya
Mirisnya, selain menyiksa tubuh kakaknya, jenazahnya dibuang di sungai begitu saja tanpa mengenakan sehelai pakaian pun.
Nurdin menuturkan kakaknya itu membuka salon di desa tempat tinggalnya. "Sehari-hari memang dia mengontrak di sana, namun ia juga sering pulang ke rumah untuk berkumpul dengan keluarga," paparnya
Nurdin mengaku tidak memiliki firasat apapun dengan kematian kakaknya tersebut. Namun, sebelum kakaknya tewas, ia sempat ke rumah malam sebelum peruistiwa. "Dia datang ke rumah dengan membawakan kami buah duren," ceritanya.
“Nah, malam itu hari terakhir kami (keluarga) bertemu dengan nya. Kebetulan malam itu ia datang ke rumah sendirian mengendarai sepeda motor Honda Beat miliknya,” tuturnya
Disinggung apakah semasa hidup korban memiliki masalah atau musuh dengan orang lain, Nurdin tidak mengetahui secara pasti. Sebab, kepribadian kakaknya itu selalu tertutup dengan keluarga.
“Meskipun ia memiliki masalah, ia tidak pernah cerita dengan kami. Jadi, kami kurang tahu kehidupaan ia di luar sana,” paparnya
Nurdin mengungkapkan, berdasar hasil visum, di tubuh kakaknya mengalami sejumlah luka. Di antaranya luka leher seperti terjerat tali dan luka lebam di bagian wajah. “Rencananya jenazah korban akan langsung kami kebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) di Jati Agung,” pungkasnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ahmad-nurdin_20170607_205945.jpg)