Berita Lampung

Sosok Pria yang Meninggal Kecelakaan di Underpass Unila, Guru Bahasa Arab

Ternyata pria tersebut adalah seorang guru Bahasa Arab di SMA Muhammadiyah 1 Bandar Lampung bernama M Rafiqih Zainatun Hasyim (21).

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
KECELAKAAN - M Rafiqih Zainatun Hasyim merupakan guru SMA Muhammadiyah 1 Bandar Lampung. Ia meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalan ZA Pagar Alam, Rajabasa, dekat underpass Universitas Lampung, depan Rayamana Robinson, Rabu (29/4/2026) siang. 

Ringkasan Berita:
  • Sosok pria yang meninggal kecelakaan di underpass Unila ternyata seorang guru.
  • Yaitu M Rafiqih Zainatun Hasyim (21), guru bahasa Arab SMA Muhammadiyah 1 Bandar Lampung.
  • Sosoknya terkenal baik dan ramah sehingga kepergiannya tak cuma mengakibatkan duka bagi keluarga.
  • Melainkan juga rekan kerja dan murid di tempatnya mengajar.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Terungkap sosok pria yang meninggal kecelakaan di Jalan ZA Pagar Alam, Rajabasa, Bandar Lampung, Rabu (29/4/2026) siang. Tepatnya di dekat underpass Universitas Lampung ( Unila).

Ternyata pria tersebut adalah seorang guru Bahasa Arab di SMA Muhammadiyah 1 Bandar Lampung bernama M Rafiqih Zainatun Hasyim (21).

Dia sudah tiga tahun mengajar di SMA Muhammadiyah 1 Bandar Lampung sebagai guru Bahasa Arab. Rafiqih menjalankan tugasnya sebagai pengajar setiap hari Jumat.

Selain mengajar, ternyata Rafiqih juga sedang menempuh pendidikan tinggi di Universitas Muhammadiyah.

Kini dia duduk di semester 6 Jurusan Ekonomi Universitas Muhammadiyah Lampung.  Berdasar informasi yang diterima sekolah tempat korban mengajar, kecelakaan terjadi ketika Rafiqih perjalanan menuju kampus.

Baca juga: Perjalanan Religi Jemaah Haji Indonesia di Madinah Berubah Menegangkan Usai Kecelakaan Bus

"Dia memang memanfaatkan hari di luar jadwal mengajarnya yang hanya berlangsung setiap Jumat untuk fokus kuliah," ujar Kepala SMA Muhammadiyah 1 Bandar Lampung Siti Nurbaya, Kamis (30/4/2026).

Siti mengaku kehilangan atas meninggalnya Rafiqih dalam insiden kecelakaan itu. Apalagi Rafiqih sebagai sosok yang baik dan periang.

Menurut Siti, almarhum bukan sekadar rekan kerja, tetapi sudah dianggap seperti anak sendiri di lingkungan sekolah.

"Dia sosok yang sangat baik, sopan, dan punya akhlak luar biasa. Kami semua sangat kehilangan," ujarnya.

Diketahui korban sekitar tiga tahun mengabdi sebagai tenaga pengajar di SMA Muhammadiyah 1 Bandar Lampung pada 2023.

Meski terbilang muda, ia dipercaya mengampu mata pelajaran Bahasa Arab untuk seluruh jenjang, mulai dari kelas X hingga kelas XII.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, pihak sekolah telah mengirim perwakilan untuk melayat ke rumah duka. Selain itu, seluruh dewan guru dijadwalkan akan hadir untuk bertakziah bersama.

Sebab, kepergian Rafiqih tak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Tetapi juga rekan sejawat dan para siswa yang mengenalnya sebagai sosok guru muda yang hangat dan penuh dedikasi.

Kenangan tentang sosok almarhum pun terus mengalir dari para murid, salah satunya Dwi Puspitasari, siswi kelas XI yang mengaku sangat kehilangan.

Di mata Dwi, Pak Rafiqih merupakan guru yang ramah dan selalu membawa suasana hangat di kelas. "Beliau itu orangnya seru dan ramah sekali kepada kami para murid," ujar Dwi.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved