Dituding Telantarkan Korban Kecelakaan hingga Meninggal, RS Siloam Buton Didemo Keluarga Pasien
Ratusan keluarga pasien mengamuk di depan Rumah Sakit Siloam, Buton, yang berada di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Rabu (5/7/2017) sore.
Editor:
Ridwan Hardiansyah
Kompas.com/Defriatno Neke
Ratusan keluarga pasien mengamuk di depan Rumah Sakit Siloam Buton yang berada di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Rabu (5/7/2017) sore. Ratusan keluarga pasien menuding rumah sakit Siloam menelantarkan anggota keluarganya, Epi (32), yang menjadi korban kecelakaan tunggal di Jln Hasanuddin kota Baubau, Selasa (4/7/2017) malam hari.
Menurut Agung, Rabu (5/7/2017) sekitar pukul 02.00 dini hari, korban Epi datang dibawa ke Rumah Sakit Siloam oleh teman-temannya.
“Kami tangani, cuma di emergensi sudah penuh. Kami punya ICU penuh dan perawatan juga penuh. Sehingga kami katakan, oke ditangani di sini, tetapi tolong didaftar supaya kami bisa rujuk karena tidak mungkin bisa kami tangani, di sini kami mau simpan di mana. Teman-temannya bukannya mendaftar malah membawa pulang. Kami tidak tahu, (korban) belum sempat didaftar,” tuturnya.
Sementara, ratusan keluarga pasien membubarkan diri setelah pihak keluarga melakukan mediasi secara tertutup dengan pihak Rumah Sakit Siloam.
(Defriatno Neke)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pasien_20170705_205527.jpg)