Siswa SDN di Lampung Selatan Ini Harus Berbagi Kelas dan Bergantian Dengarkan Pelajaran

SD yang telah berdiri sejak 1986 itu hanya tersedia 4 ruang untuk belajar dan juga ruang kantor.

Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Heribertus Sulis
tribun lampung
Pelajar SD Negeri 2 desa Klawi kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan harus berbagi ruang kelas belajar. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Puluhan anak SD Negeri 2 desa Klawi kecamatan Bakauheni Lampung Selatan harus berbagi ruang kelas belajar.

Pasalnya di SD yang telah berdiri sejak 1986 itu hanya tersedia 4 ruang untuk belajar dan juga ruang kantor.

Sehingga anak-anak dari kelas 1 hingga kelas 6 harus berbagi ruang belajar dengan kelas lainnya yang hanya diberi sekat sekat.

Sehingga saat proses belajar mengajar anak guru dari dua kelas yang berbagi ruangan harus bergantian untuk menerangan pelajaran.

Karena suara kedua guru yang sedang menjelaskan di depan akan  dilihat dan dengar anak-anak kelas lain yang berbagi ruangan.

"Kondisi yang ada ini tidak efektif untuk proses belajar mengajar. Tetapi kami tidak punya pilihan. Karena ruang kelas kami hanya ada 4 itu pun 1 ruang kelas untuk kantor dan ruang guru," kata Kusmalia kepala sekolah SD 2 Klawi, minggu (24/9).

Sebanyak 73 siswa di SD tersebut juga harus rela menerima ruang kelas mereka bocor dan basah di kala musim penghujan. Karena sebagian atap ruang belajar bocor.

"Ini sudah pernah diperbaiki melalui komite sekolah. Tapi kembali bocor," ujar Kusmalia.

Dirinya pun berharap pemerintah kabupaten bisa memberikan perhatian untuk perbaikan dan juga penambahan ruang belajar.

Sebenarnya, lanjut dirinya, usulan sudah beberapa kali diajukan pihak sekolah. Tetapu sejauh ini belum ada realisasinya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved