Bakso Kumis Permai yang Super Laris Mendadak Sepi Gara-gara Postingan 'Seram'

Warung Bakso Kumis Permai diduga jadi korban isu miring yang mungkin disebar lantaran persaingan bisnis.

Editor: taryono
WARTA KOTA/FITRIYANDI AL FAJRI/KOLASE TRIBUNWOW.COM
Kios Bakso Kumis Permai VI milik Taufik Widodo (45) di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi jadi korban hoax. Isu tak sedap berembus hingga baksonya yang laris jadi sepi. 

Pemilik bakso Kumis Permai VI, Taufik Widodo (45) berniat melaporkan penyebar fitnah usaha miliknya ke polisi.

Bahkan Taufik telah meminta persetujuan dari perangkat RT dan RW atas rencananya itu ke Polsek Tambun.

“Warga di sini juga sudah bantu meluruskan kabar hoax penggerebekan kios bakso milik saya yang dituding menggunakan daging celeng,” kata Taufik pada Jumat (29/9/2017).

Taufik mengatakan, sudah melaporkan hal itu ke Polsek Tambun dan Polres Metro Bekasi untuk segera diproses.

Namun permintaannya itu ditolak dan diarahkan ke Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan.

“Katanya di Polda Metro Jaya ada unit Cyber Crime, sehingga saya disarankan membuat laporan di sana namun belum sempat,” ujar Taufik.

Baca: Netizen Pertanyakan Mengapa Dua Bagian Film G30S/PKI Ini Kena Sensor

Namun untuk sementara waktu, Taufik memasang spanduk besar soal klarifikasi kabar adanya penggerebekan bakso celeng di tempat usahanya.

Taufik menyebut, telah mengantongi sertifikasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) atas usaha baksonya itu.

"Label MUI kami tidak palsu dan silakan dicek langsung. Demi dapat label halal pun kami rela bolak-balik ke Bandung untuk mengurusnya, dan semua bahan olahan bakso, serta seluruh barang yang ada di warung kami semua sudah dicek oleh LPPOM MUI,” tegasnya.

Bantah bakso pakai daging celeng

Taufik Widodo menegaskan bahwa dia telah difitnah oleh sejumlah pengguna media sosial Facebook.

Usaha bakso yang dirintis sejak belasan tahun ini dituding digerebek polisi, karena memakai daging babi atau celeng sebagai bahan baku.

“Saya pastikan kabar itu tidak benar. Saya mengolah bakso menggunakan bahan halal,” jelas Taufik, Jumat (29/9/2017).

Berdasarkan penelusuran Warta Kota, kabar palsu (hoax) itu merebah di beberapa akun sosial Facebook milik warga yang ada di sekitar Tambun, Kabupaten Bekasi.

Sumber: Warta Kota
Halaman 3/4
Tags
bakso
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved