Berita Terkini Nasional

Debat Panas Kapolres Jakpus dan BEM UI Buntut Dilarang Aksi di Bundaran HI

Debat panas Kapolres Jakpus vs BEM UI di Dukuh Atas! Massa diblokade ke Bundaran HI saat suarakan 5 tuntutan kritik keras terhadap Presiden Prabowo.

Tayang:
Tribunnews.com/Tangkapan Layar Kanal YouTube Tribunnews
DEMONSTRASI UI - Momen Wakil Ketua BEM UI, Fathimah Azzahrah berdebat dengan Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold Hutagalung, buntut larangan dari aparat kepada massa untuk melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Aksi demonstrasi BEM UI di Dukuh Atas diwarnai perdebatan antara mahasiswa dan Kapolres Metro Jakarta Pusat.
  • Polisi melarang massa bergerak ke Bundaran HI dengan alasan menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas.
  • BEM UI menilai demonstrasi merupakan hak konstitusional dan kemacetan terjadi akibat blokade aparat.
  • Massa akhirnya menggelar aksi di Dukuh Atas setelah tertahan di lokasi.
  • Demonstrasi membawa sejumlah tuntutan terkait kondisi ekonomi dan kebijakan pemerintah.

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Ketegangan mewarnai aksi demonstrasi yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).

Baca juga: Muncul Seruan Demo Reformasi Jilid II, Kepala BIN: Terpenting Jaga Persatuan

Sempat terjadi perdebatan sengit antara Wakil Ketua BEM UI, Fathimah Azzahra, dengan Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold Hutagalung, terkait larangan pelaksanaaan aksi di titik target, yakni Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Berdasarkan pantauan dari tayangan YouTube Tribunnews, perdebatan terjadi setelah aparat kepolisian bersama TNI melakukan blokade ketat di kawasan Dukuh Atas.

Penghadangan ini membuat massa aksi tertahan dan tidak bisa menuju Bundaran HI yang berjarak sekitar 10-15 menit berjalan kaki atau 3-5 menit menggunakan MRT dari lokasi blokade.

Kombes Reynold Hutagalung menegaskan, pihak kepolisian melarang massa melakukan unjuk rasa di sekitar Bundaran HI dengan alasan menjaga kenyamanan publik dan mencegah terjadinya kemacetan lalu lintas di jalur protokol tersebut.

"Kalau tidak mengganggu masyarakat, pasti kami fasilitasi. Mohon maaf ya," ujar Kombes Reynold di depan perwakilan mahasiswa, dilansir Tribunnews.com.

Pernyataan tersebut langsung didebat oleh Fathimah Azzahra. Ia menegaskan bahwa demonstrasi adalah hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

Fathimah juga menyatakan bahwa kemacetan justru dipicu oleh adanya blokade berlapis dari aparat, bukan karena kehadiran massa.

"Hak kita juga Pak untuk melakukan demonstrasi. Kita tidak akan mengganggu lalu lintas seperti hari ini jika kita tidak diblokade di mana-mana. Jam 12 seharusnya sudah sampai (di Bundaran HI) dan tidak mengganggu lalu lintas seperti ini," sanggah Fathimah.

Meskipun mahasiswa menyatakan telah melayangkan surat pemberitahuan resmi sesuai regulasi yang berlaku, aparat tetap bersikukuh melarang massa bergeser.

"Cuma boleh sampai di sini," tegas Reynold membatasi pergerakan mahasiswa. Akibat blockade tersebut, massa akhirnya tertahan dan menggelar orasi di kawasan Dukuh Atas hingga pukul 15.46 WIB.

Suarakan Lima Tuntutan, Desak Pemerintah Akui Kesalahan

Di tempat terpisah, Ketua BEM UI, Yatalathof Mas'hum Imawan, menjelaskan bahwa aksi turun ke jalan ini merupakan wujud akumulasi kritik terhadap kebijakan ekonomi dan sosial pemerintah.

Sosok yang akrab disapa Athof ini menilai pemerintah abai terhadap kondisi riil yang dihadapi masyarakat bawah.

"Harga beras naik, lapangan kerja menyempit, rakyat sekarat dihajar pajak. Dan pemerintah? Sibuk memoles citra sambil membagi proyek kepada kroni," cetus Athof dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026).

Athof menambahkan, metode penyampaian kritik melalui pemaparan data dan audiensi resmi selama ini selalu diabaikan oleh pemangku kebijakan, sehingga aksi massa menjadi pilihan terakhir untuk membuka mata pemerintah.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved