LIPI Ciptakan Robot Penjinak Bom Canggih, Seperti Ini Cara Kerjanya

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, telah menciptakan robot khusus untuk mengevakuasi bom

Editor: wakos reza gautama
ist
robot penjink bom buatan LIPI 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID -  Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, telah menciptakan robot khusus untuk mengevakuasi bom.

Dengan begitu diharapkan upaya menjinakkan bom yang dipasang oleh teroris di tempat-tempat yang sulit dijangkau diharapkan tidak lagi memusingkan para penjinak bom.

Baca: Berlina Pelihara Ratusan Kucing Kampung, Ini Alasannya

Baca: Ini Upaya Kepala Disdikbud Lampung Sulpakar Selesaikan Sengketa Lahan SMKN 6 Bandar Lampung

Pasalnya, jika ada aksi teror dengan cara menaruh tas atau kardus berisi bom, pasukan penjinak bom dari TNI ataupun Polri tidak perlu lagi menurunkan personel untuk mengambilnya.

Hal itu, selain berisiko kena ledakan, pengambilan yang dilakukan oleh manusia secara langsung juga menimbulkan suasana tegang bagi semua pasukan antiteror yang diturunkan.

Robot penjinak bom buatan LIPI, berupa kendaraan mini seperti tank itu dirancang dan diproduksi langsung oleh Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik LIPI selama kurang lebih dua tahun.

Sebagai wahana penjinak bom yang bisa dikendalikan dari jarak jauh, robot yang diberi nama Motor Robot (Moro) LIPI V2 itu dibuat oleh tim LIPI dibawah pimpinan Prof Dr Estiko.

Moto LIPI V2 adalah pengembangan dari alat penjinak bom Moro LIPI V1 yang juga pernah dibuat oleh LIPI.

Tipe Moro LIPI V1 merupakan robot nirkabel yang digerakkan dari jarak jauh untuk bisa mendaki tangga yang memiliki kemiringan 15 derajat.

Dengan kemampuan mendaki tangga yang cukup terjal itu, jika kemampuan robot Moro LIPI V1 ditingkatkan akan sangat berguna bagi kepentingan operasi militer.

Moro LIPI V2 memiliki dimensi robot yang lebih kecil dan lebih ringan ketika dibawa pemakai pada misi penjinakan bom.

Hanya butuh dua orang untuk menggotongnya dan robot penjinak bom pun siap melaksanakan tugasnya mengambil paket bom, baik yang ditempatkan secara tersembunyi maupun terang-terangan.

Ketika robot Moro LIPI V2 bekerja, komandan lapangan pasukan penjinak bom bisa memantau kinerja aak buahnya melalui kamera monitor yang sudah terpasang pada robot dan secara elektronis tersambung ke perangkat laptop yang sedang dioperasikan oleh komandan.

Bahkan komandan yang sedang berada di dalam kendaraan taktis lapis baja bisa mengikuti operasi pengambilan bom itu dengan leluasa.

Sumber: Intisari Online
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved