Heboh Video Guru Pukul Siswa di Dalam Kelas - Penyebar Video Ditangkap Polisi, Ternyata . . .

Heboh Video Guru Pukul Siswa di Dalam Kelas - Penyebar Video Ditangkap Polisi

Editor: Andi Asmadi
Guru pukul siswa di dalam kelas 

Video itu menyita perhatian publik sampai ditingkat Kementerian Pendidikan dan KPAI Pusat.

Ramai di media sosial kalau video tersebut adalah kasus pemukulan yang melihat guru terhadap muridnya, tidak hanya itu, ada asumsi lain seperti yang disebutkan oleh KPAI Pusat kalau video itu juga melibatkan orangtua murid yang tidak terima anak gadisnya diperlakukan tidak senonoh oleh murid lainnya.

Namun isu itu dimentahkan oleh Komisioner KPAID Kalbar, Alik yang menyatakan kalau kejadian itu bukanlah seperti yang dimaksud oleh KPAI Pusat.

Baca: Ini Jawaban Aura Kasih Saat Ditanya Pria Bule Mirip Robert Pattinson di Videonya

Baca: Ini Wajah Asli Syahrini Saat Bangun Tidur, Masih Cetar Membahana Nggak?

"Pagi kemaren (6/11), kita mendapatkan berita tentang kejadian kekerasan fisik disebuah sekolah Pangkal Pinang, nah kemudian pada hari yang sama wakil ketua KPAI pusat langsung hadir di Pangkal Pinang dan disana dipastikan memang ada terjadi kekerasan terhadap anak sekolah, tetapi tidak seperti yang video itu beredar. Jadi video itu tidak terjadi di Pangkal pinang," ucapnya saat memberikan keterangan setelah pertemuan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Selasa (7/11/2017).

Ketika sudah ada kepastian itu bukan video di Pangkal Pinang, Alik menambahkan kemaren sore (6/11) ia langsung mendatangi sekolah yang diduga menjadi TKP di video yang beredar. Karena hari minggu malam ia sudah mendapat informasi kasus kekerasan disebuah sekolah di Pontianak.

"Kemudian kedatangan saya kesekolahnya kemaren untuk memastikan apakah benar itu videonya, sekaligus memastikan informasi yang beredar dan isunya oknum guru atau orangtua murid," jelasnya.

Kemudian pagi ini (7/11) komisioner KPAID Kalbar dan Ketua LPMP Kalbar hadir disekolahnya dan memastikan memang benar video itu terjadi di sekolah yang dimaksud (Bina Utama) tapi tidak melibatkan orangtua atau guru melainkan sesama murid.

"Jadi ada satu yang dibully dan marah, karena tingkat emosional setiap orang berbeda. Kedepan kita tetap bekerja sama dengan sekolah dan melakukan hal yang positif lainnya," pungkasnya.

Baca: GRAFIS: Disergap Polisi Saat Asyik Santai di Rumahnya, Begini Reaksi Pelaku Curat

Baca: Tragis, Dirudapaksa 20 Pria, Cewek Ini Pulang dengan Sisa-sisa Tenaga

Kronologisnya bermula dari saling ejek dan ada yang tersinggung.

1. Pelaku utama adalah AL (17) yang merasa tersinggung kemudian memukuli ALF.

2. H (siswa berbaju batik biru) melerai dan kena pukulan juga oleh AL

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved