Ini Daftar Negara yang Kuasai Industri Halal, Anehnya Tidak ada Satupun Negara Mayoritas Muslim
Ini Daftar Negara yang Kuasai Industri Halal, Anehnya Tidak ada Satupun Negara Mayoritas Muslim
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Hal ini membuat Indonesia menjadi pasar terbesar di dunia bagi produk- produk halal.
"Indonesia adalah pasar terbesar produk makanan, fashion halal di dunia," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam konferensi pers Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) di Grand City, Surabaya, Rabu, 8 November 2017.
Baca: Ritual Aneh Guru di Lampung: Sedot Sperma Puluhan Muridnya, Alasannya Tak Disangka-sangka
Meskipun demikian, sebut Perry, Indonesia baru sebatas pasar dan belum menjadi pelaku.
Padahal, Indonesia sebenarnya sangat mampu untuk memproduksi produk-produk halal yang dapat dikonsumsi di dalam negeri maupun diekspor.
Industri halal global malah dirajai oleh sejumlah negara yang bukan negara dengan persentase penduduk muslim yang besar.
Industri makanan halal global dirajai oleh Thailand yang hanya memiliki persentase penduduk muslim sebesar 5 persen.
Perry mengungkapkan, Thailand telah mengukuhkan diri sebagai dapur halal dunia.
Sementara itu, Australia telah memproduksi dan mengekspor daging sapi halal.
Korea Selatan yang terkenal dengan industri kecantikannya juga merajai industri kosmetik halal dunia.
Adapun industri tekstil halal didominasi oleh China.
Menurut Perry, industri semacam tersebut adalah hasil dari dikembangkannya rantai pasok halal atau halal supply chain.
Baca: 9 Kabar Beredar tentang Pasangan Mati Gancet saat Berhubungan Badan, 4 di Indonesia
Maksudnya adalah, produksi barang atau jasa dari hulu hingga hilir memiliki standar dan sertifikasi halal.
"Halal supply chain adalah jejaring, aktivitas ekonomi yang bisa memproduksi dan memenuhi berbagai kebutuhan produk dan jasa halal," ujar Perry.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/toko-halal-di-paris-barat-laut-dipaksa-menjual-daging-babi_20160807_195213.jpg)