Jelang Ajal Pengusaha Kaya Ini Tersadar, dari Keempat Istrinya Cuma Satu yang Punya Cinta Sejati

Jelang Ajal Pengusaha Kaya Ini Tersadar, dari Keempat Istrinya Cuma Satu yang Punya Cinta Sejati

Jelang Ajal Pengusaha Kaya Ini Tersadar, dari Keempat Istrinya Cuma Satu yang Punya Cinta Sejati
NET

Jawaban istri keduanya bagaikan gelegar petir di telinga pengusaha.

Saat itu, tiba-tiba terdengar sebuah suara. “Aku akan pergi bersamamu. Tida peduli kemana pun kau pergi, surga atau pun neraka, aku tak akan meninggalkanmu, aku akan setia bersamamu.”

Sang pengusaha menoleh ke samping, dan melihat istri pertamanya di sana. Dia tampak begitu kurus. Terlihat seperti orang yang kekurangan gizi.

Pengsaha itu merasa sangat sedih dan menyesal, dan berkata : “Seharusnya kamulah yang harus kurawat dan kujaga. Namun, ….”

Sebenarnya, kita memiliki empat istri dalam kehidupan kita:

Istri keempat adalah tubuh kita. Berapa banyak pun waktu dan biaya yang kita keluarkan untuk tubuh kita supaya tampak indah dan gagah, semuanya akan hilang.

Ia akan sirna seiring kita meninggal. Tak ada keindahan dan kegagahan yang tersisa saat kita berpulang kepada-Nya

Istri yang ketiga, adalah status sosial, kekuasaan dan kekayaan. Saat kita meninggal, semuanya akan menjadi milik orang lain. Mereka akan berpindah, dan melupakan kita yang pernah memilikinya.

Sedangkan istri yang kedua, adalah kerabat dan teman-teman. Seberapa pun dekatnya hubungan kita dengan mereka, mereka tak akan bisa bersama kita selamanya. Mereka hanya akan mengiringi kita sampai ke liang lahat.

Dan istri pertama kita sesungguhnya adalah jiwa kita. Kita sering mengabaikan dan melupakannya ketika kita sedang menikmati kekayaan materiil dan kesenangan sesaat.

Halaman
1234
Editor: soni
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved