Serunya Berenang di Kawah Belerang Simpur Kalianda

Merendam tubuh di air hangat yang kaya kandungan belerang dipercaya bagus untuk kesehatan kulit.

Tayang:
tribunlampung/dennish
Objek wisata belerang Simpur, Kalianda. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dennish Prasetya

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Jika singgah ke Lampung, jangan lewatkan berkunjung ke objek wisata Belerang Simpur. Lokasinya di Desa Kecapi, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.

Selain dapat menikmati panorama alam yang indah, Anda juga dapat membersihkan kulit dari berbagai penyakit.

Merendam tubuh di air hangat yang kaya kandungan belerang dipercaya bagus untuk kesehatan kulit. Selain itu, hangatnya air belerang dapat menenangkan jiwa.

Untuk mencapai ke sana, dibutuhkan waktu sekitar satu jam dari resor. Setelah tiba di pintu masuk, kita harus berjalan naik turun bukit sekitar 800 meter hingga kawah belerang.

Baca: (VIDEO) Keindahan Wisata Suoh, Lampung Barat: Ada 4 Danau Unik

Sepanjang jalan kita melewati perkebunan cokelat milik warga. Setelah berjalan sekitar 400 meter, kita mulai bertemu dengan aliran air belerang.

Kita dapat merendam kaki sejenak sebelum melanjutkan perjalanan. Sekitar 20 menit berjalan menyusuri aliran air, akhirnya tiba di kawah belerang.

Kawah belerang terletak di antara tebing-tebing terjal. Di sana terdapat dua mata air yang mengalir dari puncak tebing, yaitu air panas yang mengandung belerang dan air dingin yang mengandung mineral.

Keduanya sangat jernih. Anda tinggal pilih, ingin berendam di air panas dengan suhu di atas 64 derajat celsius atau air dingin dengan suhu di bawah 25 derajat celsius.

Baca: VIDEO: Serunya Libur Akhir Pekan di Gunung Anak Krakatau

Objek wisata Belerang Simpur dikelola oleh dua desa, yaitu Desa Kecapi dan Desa Bebulang. Oleh pengelola, air yang keluar dari sumber dialirkan ke bawah dengan menyusun belahan bambu. Air akan mengalir di atas belahan bambu.

Agar pengunjung yang ingin berendam tidak kepanasan, pengelola mengalirkan dua sumber mata air dingin dan panas ke kawah kecil sehingga air menjadi hangat.

Di kawah itu, pengunjung bisa merendamkan seluruh tubuh, membilas muka, kaki, dan tangan, atau hanya sekadar merendamkan kaki. Saya pun memilih merendamkan kaki. Hangatnya air belerang membuat nyaman dan tenang. Hilanglah semua pegal di kaki.

Di sekitar kawah terdapat satu pondok kecil yang oleh M Amin (40), pemiliknya, dijadikan tempat berjualan makanan dan minuman. Dia juga menawarkan gayung untuk mandi serta serbuk belerang kepada pengunjung. Amin juga menyediakan tempat slat di atas batu tepat di pinggir aliran air.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved