Polisi dan Warga Kompak Pajang Portal Larangan di Banyumas, Ternyata Ini Sebabnya

Tim Dinas Perhubungan Pringsewu akhirnya terjun ke ruas jalan yang disoal lantaran rusak akibat menjadi perlintasan alternatif truk

Polisi dan Warga Kompak Pajang Portal Larangan di Banyumas, Ternyata Ini Sebabnya

Laporan Reporter Tribun Lampung R Didik Budiawan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Tim Dinas Perhubungan Pringsewu akhirnya terjun ke ruas jalan yang disoal lantaran rusak akibat menjadi perlintasan alternatif truk muatan material batu dan pasir di Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu.

Tidak hanya Dishub, Sat Lantas Polres Tanggamus juga turun ke lokasi. Kepala Unit Pendidikan Masyarakat dan Rekayasa Lalu Lintas Sat Lantas Polres Tanggamus Bripka Yuliansyah Idrus mengatakan, untuk mengatasi persoalan tersebut dapat dilakukan rekayasa lalu lintas.

Supaya, lanjut dia, kendaraan angkutan pasir dan batu tidak melalui Jalan Kesehatan I dan II sebagai jalur alternatif karena sebagai jalur terdekat. Siang itu Dishub dan Polantas yang didampingi anggota DPRD Pringsewu Suherman dan Camat Banyumas langsung menentukkan titik pemasangan rambu.

Baca: Bebas dari Penjara, Pria Ini Selingkuh dan Bikin Istrinya Jadi Tragis Begini

Baca: (VIDEO) Dengan Ilmu Ini Ibu Muda Selamatkan Duit Rp 450 Juta dari Aksi Perampok

"Tidak hanya rambu, warga dapat gotong royong membuat portal jalan supaya tidak dilalui truk muatan material pasir dan batu," ujarnya.

Anggota DPRD Pringsewu Suherman memastikan, bahwa dua ruas jalan itu masih dalam masa pemeliharaan. Oleh karena itu lah, kalau belum dilakukan pemortalan dan pemasangan rambu akan percuma bila dilakukan perbaikan melalui dana pemeliharaan. Sebab jalan tersebut akan rusak kembali apa bila masih dilalui truk muatan material.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved