Ini Alasan Guru SMP Bakauheni Culik dan Sekap 4 Siswanya

Pram alias Yusuf, oknum guru honorer di sebuah SMP swasta di Bakauheni, mengaku ia nekat menculik dan menyekap 4 siswa tempatnya

Ini Alasan Guru SMP Bakauheni Culik dan Sekap 4 Siswanya

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

Tribunlampung.co.id - Pram alias Yusuf, oknum guru honorer di sebuah SMP swasta di Bakauheni, mengaku ia nekat menculik dan menyekap 4 siswa tempatnya mengajar karena didorong rasa sakit hati kepada pihak sekolah.

"Saya sakit hati kepada pihak sekolah yang tidak memberikan perhatian pada saya. Padahal saya sudah membantu mengajar dan menjadi pembina pramuka di sekolah," kata dia di Mapolres Lampung Selatan, Sabtu (20/1).

Menurutnya ia sudah sekitar 2 bulan mengajar di SMP yayasan Pendidikan Bakauheni.

Ia mengaku memang belum secara resmi diterima mengajar sebagai guru honorer, karena masih ada berkas ijazah pendidikannya yang belum dilengkapi.

"Saya khilaf, karena didorong rasa sakit hati. Saya ingin memberikan pelajaran pada pihak sekolah. Karena selama ini beberapa program pembinaan siswa yang saya usulkan selalu ditolak pihak sekolah," kata Pram.

Seperti diketahui Tim buru sergap Polres Lampung Selatan berhasil mengamankan Pram alias Yusuf yang menjadi pelaku penculikan 4 anak asal Bakauheni pada Kamis (18/1).

Ia diamankan polisi disebuah rumah kontrakan di Grogol.

Pelaku yang baru sekitar 2 bulan mengontrak di dusun Way Apus desa Bakauheni itu membawa 4 orang anak SMP Yayasan Pendidikan Bakauheni Bakauheni dengan alasan untuk mengikuti persami (perkemahan pramuka) di Cibubur.

Keempatnya yakni MA (15), FN (15), MS (16) dan AK (14).

Pelaku telah membawa 4 korbannya selama 1 pekan lalu. Dan pelaku berhasil diamankan oleh unit Jatanras Polres Lampung Selatan di sebuah rumah kontrakan di Grogol.

Saat ini pelaku dan 4 orang korban sudah dibawa ke Polres Lampung Selatan untuk penyidikan lebih lanjut.(dedi/tribunlampung)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved