Guru yang Tewas Dianiaya Murid Beri Pertanda Kematian Lewat Lagu Menyayat Hati
Guru yang Tewas Dianiaya Murid Beri Pertanda Kematian Lewat Lagu Menyayat Hati
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Meninggalnya seorang guru di SMAN 1 Torjun, Sampang, Madura menghebohkan dunia pendidikan, Kamis (2/2/2018).
Pasalnya, guru seni bernama Ahmad Budi Cahyono meninggal dunia beberapa saat setelah dipukul oleh muridnya sendiri.
Baca: Baru Keluar dari Penjara, Ustaz Ini Kembali Dilaporkan ke Polisi. Sang Istri Pun Terseret
Bukannya berhenti, MH justru semakin mengganggu teman-temannya.
Guru Budi pun mencoret pipi MH dengan cat warna agar dia jera.
Sayangnya, MH tak terima dan justru memukul guru Budi.
Siswa dan guru lainnya melerai dan membawa mereka ke ruang guru untuk menjelaskan duduk perkaranya.
Setelah dibawa ke ruang guru, guru Budi dipersilahkan oleh Kepala Sekolah pulang terlebih dahulu.
Tak lama, terdengar kabar dari pihak keluarga bahwa guru Budi meninggal dunia.
Pukul 21.40 WIB dikabarkan guru Budi sudah meninggal dunia di RSUD Dr. Soetomo.
Sedangkan penyebab kematiannya masih belum diketahui secara pasti.
Namun, informasinya pembuluh darah guru Budi pecah setelah dipukul MH.
Meninggalnya guru Budi tentunya meninggalkan luka mendalam bagi rekan-rekan dan murid-muridnya.
Budi dikenal jago bermain alat musik, termasuk biola.
Baca: Terobsesi Bibir Seksi Marlyn Monroe, Pria Ganteng Ini Jadi Kecanduan Suntik Botox. Hasilnya?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/guru-tewas_20180202_131255.jpg)