BREAKING NEWS LAMPUNG

Pasien Dilarang Pakai Ambulans Gratis, Pengamat: Itu Kekeliruan Besar

Sehingga tidak boleh dihalangi karena hanya persoalan wilayah administrasi, prosedur, aturan, sarana dan prasarana.

Pasien Dilarang Pakai Ambulans Gratis, Pengamat: Itu Kekeliruan Besar
Tribunlampung
Wali Kota Herman HN (kiri) saat meresmikan ambulans gratis beberapa waktu lalu. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka Achmad Solihin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Larangan pemakaian ambulans gratis Pemkot Bandar Lampung merupakan kekeliruan besar. Semestinya pihak RSUAM memperbolehkan pasien menggunakan jasa ambulans dari luar.

"Karena yang namanya penyelenggaraan pelayanan kesehatan itu, mulai dari tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota adalah satu kesatuan," kata Dedi Hermawan, pengamat kebijakan publik Universitas Lampung, Jumat, 2 Februari 2018.

Baca: Herman HN: Ambulans Pemkot Boleh Antar Pasien ke Mana Saja

Dalam arti, kata Dedi, misi pelayanan kesehatan masyarakat menjadi utama. Sehingga tidak boleh dihalangi karena hanya persoalan wilayah administrasi, prosedur, aturan, sarana dan prasarana.

Menurut dia, yang paling utama adalah bagaimana pasien segera ditangani, mendapatkan pelayanan dan tindakan medis. Jadi tidak boleh karena alasan-alasan tersebut membuat pasien menjadi tidak terlayani.

Baca: Berharap Ambulans Gratis, Pasien Terpaksa Merogoh Kocek Rp 520 Ribu

"Hal ini mesti menjadi paradigma dari pengelola rumah sakit dari level top manajemen sampai di level bawah sehingga tidak ada lagi kejadian-kejadian seperti itu dikarenakan persoalan transportasi dan wilayah," papar dosen FISIP Unila ini.

Ia menuturkan, boleh saja RSUAM menerapkan aturan. Namun, jangan sampai aturan tersebut tidak fleksibel.

”Artinya, harus melihat dulu bagaimana kondisinya. Kalau kondisi kritis, maka harus segera ditangani,” imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved