Ya Allah, Yati
Siti Munawaroh tak kuasa menahan tangis saat berjumpa Marhayati di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (8/2) dini hari.
Pulang ke Rumah Ibu di Tubaba
Petugas Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Lampung akan memfasilitasi penjemputan Marhayati di Terminal Rajabasa, Bandar Lampung. Termasuk, perjalanan menuju kediaman keluarganya di Lampung.
"Kami akan fasilitasi penjemputan Marhayati sesampainya di Lampung. Rencananya, Marhayati naik bus. Perkiraan, sampainya malam," ujar Waydinsyah, petugas BP3TKI Lampung, melalui ponsel, Kamis (8/2/2018).
Kepala BP3TKI Lampung Mangiring Sinaga memastikan pihaknya akan menjemput Marhayati dan rombongan di Terminal Rajabasa. Ia memperkirakan rombongan Marhayati tiba tengah malam.
"Mereka berangkatnya sore (Kamis). Jadi kemungkinan tengah malam sampai Terminal Rajabasa. Kami akan jemput di terminal, lalu kami antar sampai Menggala C, Tulangbawang Barat (rumah ibu Marhayati)," jelasnya.
Mangiring mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Tubaba terkait pengondisian kepulangan Marhayati.
Namun, jika Marhayati dan keluarga ingin menginap terlebih dahulu di Bandar Lampung, pihaknya pun menyiapkan tempat istirahat di Shelter BP3TKI Lampung.
"Tapi, kalau mereka mau langsung pulang ke Tubaba, maka akan langsung kami antar ke sana," kata Mangiring.
"Alhamdulillah, Ini Kewajiban Bantu Sesama"
Sejak tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Marhayati selalu berdekatan dengan ibunya, Siti Munawaroh. Mereka bercengkerama melepas kangen.
Hafizi, mahasiswa UIN Raden Intan Lampung asal Thailand, mengabadikan momen melalui video ponsel.
Setelah sampai di Bandar Lampung, Hafizi akan menyerahkan pengantaran Marhayati ke rumah keluarganya kepada BP3TKI Lampung.
"Setelah ini saya akan kembali kuliah di UIN Raden Intan," ujar Hafizi yang sedang melanjutkan kuliah S2 di UIN yang sebelumnya bernama Institut Agama Islam Negeri itu.
Hafizi sendiri merasa bersyukur bisa menolong Marhayati pulang ke kampung halaman dan bertemu keluarganya.
"Alhamdulillah, ini adalah kewajiban kita bantu sesama manusia. Rasanya ikut senang. Ini adalah pengalaman pertama saya," tutur Hafizi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/marhayati-dengan-keluarganya_20180208_072547.jpg)